Menuju IGA 2023, BSKDN Kemendagri Lakukan Validasi Lapangan Penerapan Inovasi di Bali

Selasa, 10 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Denpasar, Menuju penyelenggaraan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2023, jajaran Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN) Tri Widodo Wahyu Utomo selaku tim validasi melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah inovasi. Peninjauan ini guna memastikan kesesuaian antara data inovasi yang dipaparkan oleh kepala daerah dengan fakta di lapangan.

Peninjauan tersebut salah satunya dilakukan terhadap inovasi non-digital Molin Goes To School (Molin GTS) milik Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, Selasa-Rabu (10-11/10/2023). Inovasi tersebut ditujukan kepada anak-anak sekolah yang mengalami kekerasan. Menurut Tri Widodo, melalui Molin GTS anak-anak akan lebih mudah mendapatkan layanan psikologi, layanan rumah aman, layanan rehabilitasi sosial, dan layanan bantuan hukum.

Berbagai layanan yang dimiliki Molin GTS tersebut dapat mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak. Upaya pencegahan ini diawali dengan screening psikologis yang hasilnya akan menentukan beberapa tindakan yang diperlukan sesuai tingkat keparahan kasus.

“Ini (inovasi) bisa jadi upaya untuk memberikan pemahaman [kepada anak] yang nantinya dapat meningkatkan kesadaran mereka (anak-anak) atas kondisinya ketika mengalami kekerasan,” ungkap Tri Widodo dalam keterangannya di Hainan School, Denpasar, Bali, Selasa (10/10/2023).

Inovasi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali lainnya yang ditinjau tim validasi yaitu aplikasi penagihan “METAKSU” dan Samsat Kerthi Digital. Kedua inovasi tersebut merupakan upaya penagihan terhadap masyarakat wajib pajak yang masih belum melakukan daftar ulang pembayaran pajak kendaraannya.

Tri Widodo mengungkapkan, inovasi tersebut menjadi bagian dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali melalui pemetaan potensi pajak kendaraan bermotor di wilayahnya. “Kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang terus meningkat dapat mempengaruhi optimalisasi PAD sehingga kemandirian fiskal Provinsi Bali dapat segera terwujud,” pungkasnya.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT
Mendagri Tito Dorong Penguatan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Malinau
Satgas PRR: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih Total
Pemulihan Pascabencana Berjalan, Satgas PRR Dorong Ekonomi Masyarakat Sumatera Kembali Bangkit

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT

Berita Terbaru