P3Y Bagikan Ribuan Ayam Gratis, Suarakan Krisis Harga Pakan Peternak Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, JOGJA – Halaman Gedung DPRD DIY dipenuhi suara ribuan ayam saat puluhan peternak ayam petelur menggelar aksi damai, Senin (10/8/2026). Dalam aksi tersebut, Paguyuban Peternak Petelur Yogyakarta (P3Y) membagikan ribuan ayam petelur secara gratis kepada masyarakat sebagai bentuk protes terhadap kondisi usaha peternakan rakyat yang dinilai semakin tertekan.

Aksi tersebut menjadi sarana peternak menyuarakan keresahan akibat tingginya harga pakan yang dinilai tidak sebanding dengan harga jual telur. Kondisi itu disebut telah menekan keuntungan peternak dan mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Para peternak membawa semboyan “Telur Kami untuk Masyarakat, Suara Kami untuk Keadilan!” sebagai bentuk seruan agar pemerintah mengambil kebijakan yang lebih berpihak kepada peternak rakyat.

“Kami ingin pemerintah mendengar jeritan peternak rakyat yang selama ini berjuang menjaga ketahanan pangan,” ujar perwakilan P3Y kepada wartawan.

Menurut P3Y, tingginya biaya pakan membuat peternak mengalami kerugian secara berkelanjutan. Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, sejumlah usaha peternakan keluarga dikhawatirkan tidak mampu bertahan.

“Kalau pakan terus mahal, peternak akan semakin tertekan dan banyak kandang terancam tutup,” kata perwakilan paguyuban dalam aksi tersebut.

Pembagian ayam berlangsung secara tertib. Selain menjadi bentuk penyampaian aspirasi, aksi itu juga dimanfaatkan peternak untuk mengajak masyarakat memahami persoalan yang tengah dihadapi peternak ayam petelur di Yogyakarta.

Dalam aksinya, P3Y menyampaikan enam tuntutan utama kepada pemerintah dan pemangku kebijakan. Tuntutan tersebut ditujukan untuk mendorong perbaikan tata kelola sektor peternakan serta menjaga keberlangsungan usaha peternak rakyat.

Tuntutan pertama adalah penurunan harga pakan hingga mencapai tingkat yang wajar dan dapat dijangkau peternak secara berkelanjutan. Peternak menilai harga pakan menjadi salah satu komponen utama yang sangat menentukan biaya produksi.

P3Y juga meminta penyesuaian harga telur agar lebih proporsional dengan biaya produksi. Menurut mereka, harga jual telur perlu memberikan ruang keuntungan yang layak sehingga usaha peternakan dapat terus berjalan.

Selain itu, peternak mendesak pemerintah menciptakan tata niaga bahan baku pakan yang sehat dan transparan agar tidak merugikan peternak kecil.

P3Y turut meminta jaminan ketersediaan jagung dengan harga terjangkau, mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu bahan utama dalam pakan ayam petelur.

Tuntutan lainnya adalah penguatan kelembagaan industri peternakan. Penguatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan posisi tawar peternak dalam menghadapi persoalan harga, produksi, dan dinamika pasar.

Peternak juga mendesak pemerintah membuat regulasi penyerapan ayam tua berusia lebih dari 90 minggu. Kebijakan tersebut dinilai diperlukan untuk membantu mengatasi persoalan kelebihan populasi ayam petelur secara nasional.

P3Y meminta pemerintah tidak berhenti pada penyampaian janji, tetapi segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan keberlangsungan peternak rakyat.

“Kami berharap pemerintah segera membuat kebijakan konkret agar peternak tidak terus berada di ambang kebangkrutan,” tegas perwakilan P3Y.

P3Y berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah. Mereka menilai keberlangsungan peternakan rakyat memiliki kaitan langsung dengan ketersediaan telur dan ketahanan pangan masyarakat secara luas.(waw)

Berita Terkait

HUT ke-270 Yogyakarta Dimeriahkan FestiSale, Tebar Promo di Berbagai Sektor
HUT ke-270 Kota Yogyakarta Diramaikan Karnaval Pelajar di Berbagai Kemantren
Rendez-vous Rasa 2026 Guncang Kuliner Indonesia Lewat Kolaborasi Rasa Prancis
Lima Personel PMI Bantul Diterjunkan untuk Respons Kemanusiaan Gempa NTT
Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K dan Digital Sound System
Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi
Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang
Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:24 WIB

HUT ke-270 Yogyakarta Dimeriahkan FestiSale, Tebar Promo di Berbagai Sektor

Rabu, 30 September 2026 - 14:01 WIB

HUT ke-270 Kota Yogyakarta Diramaikan Karnaval Pelajar di Berbagai Kemantren

Rabu, 30 September 2026 - 13:47 WIB

Rendez-vous Rasa 2026 Guncang Kuliner Indonesia Lewat Kolaborasi Rasa Prancis

Rabu, 30 September 2026 - 13:33 WIB

Lima Personel PMI Bantul Diterjunkan untuk Respons Kemanusiaan Gempa NTT

Rabu, 30 September 2026 - 13:23 WIB

Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K dan Digital Sound System

Berita Terbaru