Penjemput Anak Sekolah Keluhkan Tagihan Parkir di Alun-Alun Utara

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, ‎JOGJA – Niat menjemput anak sekolah, sejumlah wali murid di Alun-Alun Utara Jogja kini justru dibuat resah oleh pemberlakuan tarif parkir.

Keluhan tersebut mencuat setelah seorang wali murid mengungkap pengalaman melalui media sosial dan langsung menjadi perhatian publik pada Jumat.

Dalam unggahan Instagram merapi_uncover, wali murid mempertanyakan kewajiban membayar parkir ketika kendaraan hanya digunakan untuk menjemput anak sekolah.

“Di Altara juga mulai akan diterapkan parkir berbayar bagi para penjemput anak-anak sekolah,” tulis wali murid tersebut.

Dalam keluhannya, tarif yang disebut berlaku mencapai Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk kendaraan mobil.

“Cuma mau jemput, masak ditariki parkir,” demikian bunyi keluhan yang disampaikan melalui unggahan media sosial tersebut.

Wali murid itu juga menghitung potensi pengeluaran tambahan apabila tarif tersebut diberlakukan setiap hari selama masa sekolah aktif.

“20 hari masa aktif sekolah selama satu bulan. Pengeluaran meneh,” tulisnya sambil menyoroti kondisi ekonomi masyarakat.

Keluhan tersebut kemudian memantik perbincangan publik karena penjemput siswa umumnya hanya berhenti sementara sembari menunggu anak keluar sekolah.

Apabila tarif diberlakukan selama 20 hari efektif, pengeluaran parkir dapat mencapai Rp40.000 untuk motor setiap bulan.

Sementara itu, pengguna mobil berpotensi mengeluarkan hingga Rp100.000 apabila membayar tarif Rp5.000 setiap hari sekolah.

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mempertanyakan batas antara parkir berbayar dengan kendaraan yang sekadar berhenti menjemput.

Persoalan parkir di kawasan tersebut muncul ketika isu dugaan pungutan liar di Alun-Alun Kidul masih menjadi perhatian publik.

Di tengah ramainya pembahasan parkir kawasan wisata, munculnya keluhan penjemput siswa di Alun-Alun Utara kembali memicu sorotan.

Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan kemudian memberikan respons terkait aktivitas parkir kendaraan penjemput siswa tersebut.

Wawan mengimbau juru parkir mengedepankan asas tepa selira atau tenggang rasa kepada masyarakat yang hanya menjemput anak.

“Kalau memang dia jemput, ditungguin, ya tidak usah diparkiri,” kata Wawan saat ditemui di kawasan Alkid Jogja.

Menurut Wawan, pendekatan tersebut dinilai dapat menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna kawasan.

“Itu akan jauh lebih baik supaya semua merasa aman dan nyaman,” tegas Wawan menanggapi persoalan tersebut.

Pemkot Jogja bersama Polresta dan Kodim juga terus melakukan pengawasan untuk mencegah pungli maupun tarif parkir yang merugikan masyarakat.

Persoalan ini kini menjadi perhatian publik, terutama menyangkut penjemput siswa yang hanya berhenti sementara tanpa meninggalkan kendaraannya.(waw)

Berita Terkait

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik
Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo
Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan
UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri
UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS
Kejuaraan Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 Yogyakarta Resmi Ditutup
Kasus Santriwati di Sleman Bergulir, Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae
117 Mahasiswa APMD Selesai KKN di Semin, Bawa Semangat Bergaul dan Berdesa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo

Sabtu, 19 September 2026 - 19:13 WIB

Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:07 WIB

UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri

Sabtu, 19 September 2026 - 19:03 WIB

UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS

Berita Terbaru