JABAROKENEWS.COM, Bantul – Puluhan warga memadati Lapangan Gunung Mojo, Argosari, Sedayu, Bantul, mengikuti senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang diperingati pada 28 Oktober 2026 mendatang.
Mayoritas peserta merupakan ibu-ibu yang antusias mengikuti gerakan senam bersama, dipandu instruktur Reni, dengan suasana meriah dan penuh keakraban.
Warga Padukuhan Gunung Mojo mengikuti kegiatan bersama rekan-rekan KKG Universitas Alma Ata Yogyakarta sebagai bentuk kebersamaan menyambut momentum bersejarah pemuda Indonesia.
Kepala Dukuh Gunung Mojo, Fauzan, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda yang turut menyukseskan kegiatan olahraga dan pelayanan kesehatan tersebut.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada pemuda-pemudi Gunung Mojo yang tergabung dalam Guma Eka Cipta atas keterlibatan mereka.
Fauzan menilai kekompakan pemuda dan masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan wilayah melalui kegiatan positif dan bermanfaat.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang mau berpartisipasi dan bekerja sama memajukan wilayah, termasuk dalam kegiatan olahraga. Selamat berolahraga,” ujar Fauzan.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga kesempatan mempererat hubungan sosial dan membangun komunikasi antarmasyarakat.
Ia berharap senam bersama dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaat kesehatan dan kebersamaan semakin dirasakan warga Gunung Mojo.
“Kegiatan senam ini bukan hanya soal sehat jasmani dan rohani, tapi juga menjadi ajang silaturahmi,” katanya.
Fauzan menegaskan, masyarakat yang sehat dan memiliki hubungan harmonis akan lebih mudah membangun kerja sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Kalau warga sehat, rukun, dan kompak, Insya Allah wilayah kita akan maju,” ungkapnya menyampaikan harapan bagi masyarakat.
Momentum peringatan Sumpah Pemuda juga dimanfaatkan untuk mengingatkan warga tentang pentingnya persatuan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Bagi warga Gunung Mojo, nilai persatuan yang diwariskan para pemuda Indonesia menjadi inspirasi untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan.
“Sejarah pemuda berikrar menjadi pengingat kita. Warga Padukuhan Gunung Mojo bersatu mewujudkan persatuan dan kesatuan,” tegas Fauzan.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan kesehatan jasmani dan rohani sebagai bekal bersama untuk berkontribusi dalam pembangunan wilayah.
“Dengan sehat jasmani dan rohani, kita bersama membangun wilayah,” lanjutnya menekankan pentingnya persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat tersebut tercermin melalui antusiasme peserta yang mengikuti senam bersama sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi kegiatan.
Panitia juga menyediakan sarapan pagi bagi peserta, menambah suasana akrab sekaligus memberikan kesempatan warga berinteraksi setelah mengikuti aktivitas olahraga.
Kehadiran layanan kesehatan gratis menjadi nilai tambah karena warga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan tanpa harus meninggalkan lokasi acara.
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa peringatan Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang mempertemukan olahraga, kepedulian kesehatan, dan semangat persatuan.
Melalui kebersamaan warga, Fauzan berharap semangat gotong royong terus tumbuh sehingga Gunung Mojo semakin sehat, rukun, kompak, dan mampu berkembang bersama.(ady)















