Perkuat Sektor Ekraf, Gekrafs DIY Buka Peluang Kolaborasi dan Stan UMKM di JDWF Mendatang

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Yogyakarta – Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DIY, Sarah Azzahra, mengapresiasi penyelenggaraan Jogja Destination Wedding Fair (JDWF) 2026 yang dinilai mampu membuka peluang kolaborasi bagi pelaku industri pernikahan dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Sarah kepada wartawan seusai menghadiri opening ceremony Jogja Destination Wedding Fair di Jogja City Mall, Yogyakarta, Jumat (16/10/2026).

Menurut Sarah, JDWF menjadi wadah bagi calon pengantin untuk mencari dan membandingkan berbagai layanan pernikahan, mulai dari venue dan hotel hingga jasa event organizer (EO), fotografer, serta videografer.

“Acara ini sangat menarik dan bermanfaat bagi orang-orang yang sedang mempersiapkan pernikahan. Banyak EO dan hotel dikumpulkan dalam satu tempat sehingga calon pengantin bisa melihat serta membandingkan pilihan secara langsung,” ujarnya.

Sarah menilai industri pernikahan memiliki keterkaitan erat dengan ekonomi kreatif karena melibatkan berbagai subsektor, termasuk kuliner, fotografi, videografi, dan penyelenggara acara.

Ia menyebut Gekrafs DIY terbuka untuk berkolaborasi dengan penyelenggara JDWF pada tahun mendatang. Bahkan, pihaknya berharap dapat membuka stan khusus untuk mewadahi pelaku UMKM kreatif di bidang pernikahan.

“Harapannya, tahun depan kami bisa bergabung dengan membuka stan khusus Gekrafs DIY, sekaligus mengumpulkan UMKM yang bergerak di bidang wedding, EO, fotografi, dan videografi,” jelasnya.

Selain mendorong kolaborasi, Gekrafs DIY juga berupaya memperkuat pelaku UMKM melalui jejaring dan akses dukungan permodalan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sarah berharap JDWF dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari kalender acara di Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan ini berpotensi memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi pernikahan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

“Semoga JDWF terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya dan menjadi salah satu kalender event di DIY, sehingga Jogja semakin dikenal sebagai destinasi pernikahan yang memberikan dampak bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (Aga)

Berita Terkait

Sensasi Pernikahan Megah di Candi Nusantara, InJourney Siapkan Promo Wedding Venue Berhadiah Wisata
Perkuat Sektor Daya Tarik Wisata Daerah, Jogja Bay Luncurkan Pertunjukan ‘Bay Culture Show’
Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Jangan Cuma Jadi Penonton! Ketua PII DIY Desak Reindustrialisasi Agar Indonesia Lepas dari Ketergantungan Impor
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Gandeng Kadin dan Donatur, Jamaah Karomah Istiqomah Salurkan Bantuan Air Bersih Tahap Kedua di Gedangsari
RAPIMDA KADIN DIY 2026: Usung Tema Ekonomi Kerakyatan untuk Mendorong UMKM Tembus Pasar Global

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Sensasi Pernikahan Megah di Candi Nusantara, InJourney Siapkan Promo Wedding Venue Berhadiah Wisata

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Perkuat Sektor Daya Tarik Wisata Daerah, Jogja Bay Luncurkan Pertunjukan ‘Bay Culture Show’

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Jangan Cuma Jadi Penonton! Ketua PII DIY Desak Reindustrialisasi Agar Indonesia Lepas dari Ketergantungan Impor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Berita Terbaru