Rektor Untirta Tanggapi Isu Tapol, Pembinaan Internal Jadi Prioritas
JABAROKENEWS.COM, Serang – Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, M.T menegaskan bahwa kampus mengedepankan pembinaan internal bagi mahasiswa yang menghadapi persoalan, selama tidak terdapat unsur pidana.
Menanggapi isu terkait mahasiswa yang disebut sebagai tahanan politik. Menurutnya, pembinaan merupakan bagian dari tanggung jawab institusi pendidikan dalam menjaga proses akademik tetap berjalan.
“Jika tidak ada unsur pidana, maka pembinaan dilakukan di kampus. Itu menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya kapada wartawan Senin. (20/4/2026).
Ia menambahkan, apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, maka penanganan akan diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Rektor juga memastikan mahasiswa yang dimaksud masih berstatus aktif. Ia menegaskan bahwa kritik merupakan bagian dari kebebasan akademik selama tidak melanggar hukum.
Dengan demikian, Untirta berupaya menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat mahasiswa dan kepatuhan terhadap hukum.
( Yuyi Rohmatunisa)

