STAK Yogyakarta Bekali Peserta dengan Pelatihan Ambulans, PPGD, dan Mitigasi Bencana

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, SLEMAN – Pengurus Pusat STAK Yogyakarta mengikuti pelatihan driver ambulans, Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan mitigasi bencana yang digelar di GKJ Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini mempertemukan puluhan relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan, kesehatan, dan kebencanaan guna meningkatkan kompetensi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel pembukaan yang diikuti para relawan dari berbagai komunitas. Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kedisiplinan menjadi modal utama dalam pelayanan kemanusiaan,” ujar perwakilan penyelenggara.

Kapolsek Depok Timur yang diwakili Kanit Lantas juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan saat bertugas.

“Keselamatan harus menjadi prioritas setiap relawan saat melayani masyarakat,” katanya.

Kegiatan dibuka oleh Pendeta GKJ Maguwoharjo yang mengajak seluruh peserta menjadikan pelayanan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian yang dilandasi kasih, ketulusan, dan tanggung jawab.

Materi pertama membahas teknik mengemudikan ambulans secara aman. Narasumber dari Sembada Rescue, Kaidi, menjelaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.

“Kecepatan bukan tujuan utama. Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang disampaikan tim medis RS Bethesda. Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai penanganan korban pada fase awal sebelum mendapatkan perawatan lanjutan.

“Respons yang cepat dan tepat sangat menentukan peluang keselamatan korban,” jelas pemateri.

Unit Lalu Lintas Polsek Depok Timur turut memberikan edukasi mengenai pengamanan perjalanan ambulans serta pentingnya koordinasi dengan aparat di lapangan untuk memperlancar pelayanan darurat.

Sementara itu, materi mitigasi bencana disampaikan oleh Tim Sembada Rescue yang membahas prosedur evakuasi, keselamatan relawan, hingga koordinasi saat penanganan bencana.

“Relawan harus memahami prosedur evakuasi sebelum terjun membantu korban,” ujar narasumber.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda DIY, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RS Bethesda, Sembada Rescue, serta unsur Gereja Kristen Jawa (GKJ).

Peserta berasal dari berbagai gereja dan organisasi, di antaranya GKJ Maguwoharjo, GKJ Samirono Baru, GKJ Ambarukmo, GKJ Dayu, GKS Maguwoharjo, STAK Yogyakarta, RAPI DIY, SAR DIY, Gas Rescue, RKC, MRY, Relindo DIY, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso.

Pengurus STAK Yogyakarta mengapresiasi seluruh narasumber dan penyelenggara atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Ilmu yang kami peroleh hari ini menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” ujar perwakilan STAK Yogyakarta.

Pelatihan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antarorganisasi relawan dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat maupun bencana.

“Semoga pelatihan ini semakin memperkuat sinergi relawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Pengurus STAK Yogyakarta.(ady)

Berita Terkait

HUT ke-270 Yogyakarta Dimeriahkan FestiSale, Tebar Promo di Berbagai Sektor
HUT ke-270 Kota Yogyakarta Diramaikan Karnaval Pelajar di Berbagai Kemantren
Rendez-vous Rasa 2026 Guncang Kuliner Indonesia Lewat Kolaborasi Rasa Prancis
Lima Personel PMI Bantul Diterjunkan untuk Respons Kemanusiaan Gempa NTT
Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K dan Digital Sound System
Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi
Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang
Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:24 WIB

HUT ke-270 Yogyakarta Dimeriahkan FestiSale, Tebar Promo di Berbagai Sektor

Rabu, 30 September 2026 - 14:01 WIB

HUT ke-270 Kota Yogyakarta Diramaikan Karnaval Pelajar di Berbagai Kemantren

Rabu, 30 September 2026 - 13:47 WIB

Rendez-vous Rasa 2026 Guncang Kuliner Indonesia Lewat Kolaborasi Rasa Prancis

Rabu, 30 September 2026 - 13:33 WIB

Lima Personel PMI Bantul Diterjunkan untuk Respons Kemanusiaan Gempa NTT

Rabu, 30 September 2026 - 13:23 WIB

Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K dan Digital Sound System

Berita Terbaru