Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua

Senin, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua atas komitmennya dalam menuntaskan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 100 persen. Menurutnya, pembentukan Satgas yang telah rampung di tingkat provinsi dan kabupaten/kota tersebut menjadi landasan penting untuk memperkuat pengawasan serta memastikan pelaksanaan program prioritas nasional berjalan optimal di kawasan timur Indonesia.

“Saya Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para gubernur dan bupati/wali kota di wilayah Maluku, Maluku Utara, dan seluruh Tanah Papua yang telah menetapkan SK Satgas MBG untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hari ini sudah final 100 persen,” ujarnya dalam kegiatan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah (se-Wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua) yang dilaksanakan secara daring dari Jakarta, Senin (2/11/2026).

Oleh karena itu, ia meminta Satgas daerah memperkuat pengawasan langsung terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan kualitas dan keamanan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan untuk memastikan sarana dan prasarana, proses pengolahan makanan, kebersihan, sanitasi, keamanan pangan, hingga kesesuaian menu telah memenuhi standar kelayakan.

Selain itu, Ribka menjelaskan bahwa inspeksi lapangan dijadwalkan berlangsung secara serentak mulai minggu pertama November 2026. Pelaksanaannya mengacu pada sejumlah indikator kelayakan operasional yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pedoman bagi Satgas daerah dalam menilai kesiapan dan kelayakan setiap SPPG.

Dalam proses evaluasi, Ribka menekankan agar Satgas daerah melakukan pemeriksaan secara objektif, profesional, dan berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Ia berharap hasil inspeksi tersebut menjadi dasar dalam menentukan rekomendasi terhadap keberlanjutan operasional masing-masing SPPG.

“Setiap SPPG harus memperoleh rekomendasi yang jelas yaitu layak dilanjutkan, kemudian layak dilanjutkan dengan perbaikan, atau tidak layak dilanjutkan,” tegasnya.

Ribka berharap koordinasi antara Pemda dan BGN terus diperkuat agar pengawasan dapat berjalan efektif dan berkesinambungan. Melalui sinergi tersebut, penyelenggaraan program MBG diharapkan memiliki tata kelola yang aman, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan anak-anak serta perekonomian daerah.

“Semoga upaya bersama ini dapat mewujudkan penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis yang aman, berkualitas, akuntabel, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi secara daring tersebut diikuti oleh Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kemendagri, para sekretaris daerah (Sekda) provinsi dan kabupaten/kota se-Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua, serta jajaran kepala perangkat daerah dan Satgas setempat.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Dorong Kesejahteraan Masyarakat, Wamendagri Bima Arya Imbau Pemda Sumbar Fokus Pada Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Bonus Demografi Bukan Sekadar Angka, Melainkan Uji Kesiapan Kepemimpinan Pemuda Menuju 2045
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Insentif Rp1 Triliun Diukur dari Transformasi Tata Kelola dan Akuntabilitas Pemda
Kawal Kualitas Program MBG, Wamendagri Instruksikan Pemda Perketat Pengawasan Keamanan Pangan
Kunci Legalitas Satgas MBG, Kemendagri Didesak Pemda Pertajam Harmonisasi Produk Hukum Daerah
Kunci Transparansi Belanja Pegawai, Kemendagri Dorong Transformasi Matriks Penilaian Kinerja TPP ASN
Jelang Presentasi IGA 2026, BSKDN Matangkan Penilaian Inovasi Unggulan Daerah
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Tata Kelola Bersih Jadi Kunci Utama Pencegahan Korupsi Daerah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:06 WIB

Dorong Kesejahteraan Masyarakat, Wamendagri Bima Arya Imbau Pemda Sumbar Fokus Pada Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Senin, 2 November 2026 - 18:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus: Bonus Demografi Bukan Sekadar Angka, Melainkan Uji Kesiapan Kepemimpinan Pemuda Menuju 2045

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Insentif Rp1 Triliun Diukur dari Transformasi Tata Kelola dan Akuntabilitas Pemda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Kawal Kualitas Program MBG, Wamendagri Instruksikan Pemda Perketat Pengawasan Keamanan Pangan

Berita Terbaru