Wiwiek Hargono: Perempuan Berperan Strategis dalam Membangun Masyarakat Inklusif
JABAROKENEWS.COM, KOTA BEKASI – Ketua PUSPAGA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan bertema “Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren” yang diselenggarakan oleh Majelis Umat Kristen Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Sekolah Mahanaim, Kota Bekasi.
Kehadiran Wiwiek Hargono dalam forum lintas keagamaan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Bekasi. Dalam suasana yang penuh kehangatan, ia menekankan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat bersama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif.
Dalam paparannya, Wiwiek menyampaikan pentingnya peran perempuan sebagai sosok yang berdaya dan memiliki kontribusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Ia menegaskan bahwa peran perempuan tidak terbatas hanya sebagai istri atau ibu di dalam rumah tangga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, baik melalui kegiatan sosial, komunitas, hingga penguatan ekonomi keluarga.
“Perempuan berdaya adalah perempuan yang mampu mengambil peran di berbagai lini kehidupan, termasuk menjadi jembatan dalam memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam,” ujar Wiwiek.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perempuan perlu memiliki kemandirian dalam berbagai aspek, mulai dari finansial, psikologis, ideologis, hingga spiritual. Kemandirian tersebut menjadi bekal penting agar perempuan mampu menghadapi tantangan sekaligus berkontribusi aktif dalam lingkungan sosial yang majemuk.
Wiwiek juga menyampaikan bahwa menjadi perempuan, khususnya seorang ibu, bukanlah tentang menjadi sosok yang sempurna, melainkan tentang proses untuk terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
“Dari ibu yang tangguh akan lahir keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan tumbuh generasi yang hebat, dan pada akhirnya menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. Di sinilah nilai toleransi juga harus ditanamkan sejak dalam keluarga,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan penguatan kapasitas perempuan, tetapi juga mempererat semangat toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman masyarakat Kota Bekasi.(LSI)
Sumber Diskominfostandi

