Provinsi Lampung Proyeksi Lonjakan Produksi Padi Tembus 3.5 Juta Ton Tahun 2025

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Lampung Tengah – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melaporkan keberhasilan panen serentak di Provinsi Lampung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi, yang dipusatkan di Majalengka, Senin (7/4/2025).

Menurut Gubernur Mirza kepada Presiden Prabowo, panen serentak di Provinsi Lampung mencapai 2.300 hektare dengan proyeksi total panen di seluruh Lampung mencapai 12.000 hektare. Dan sekitar 3.000 ton diserap oleh Bulog.

Gubernur Mirza juga menyampaikan kepada Presiden dampak positif dari program pemerintah pusat dan kerja keras sektor pertanian, khususnya Kementerian Pertanian dan Pertahanan.

“Berkat program Bapak Presiden dan kerja keras kementerian pertanian, produksi Lampung yang tahun lalu hanya 2,7 juta ton, diproyeksikan meningkat menjadi 3,5 juta ton di tahun 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan, potensi peningkatan ini akan semakin besar jika program pemupukan tepat waktu dan intensifikasi dapat berjalan optimal, serta penyelesaian sedimentasi oleh Kementerian PUPR terealisasi.
Gubernur Mirza optimis, dengan kondisi tersebut, maka Indeks Pertanaman (IP) di Lampung akan meningkat, dan total produksi mencapai 4,5 juta ton per tahun.

Namun, di tengah kabar baik peningkatan produksi, Mirza menyampaikan kendala yang dihadapi petani, yakni minimnya fasilitas pasca panen. “Karena Peningkatan produktivitas yang drastis, kami disini sangat membutuhkan prasarana pasca panen, terutama gudang dan dryer,” ungkapnya.

Gubernur menjelaskan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Danrem dan Kapolda dan seluruh instansi untuk menginventarisasi gudang-gudang yang ada di Lampung guna menampung beras Bulog.

“Akan tetapi, untuk dryer kami masih kesulitan. Mohon bantuan Bapak Presiden, karena saat ini Bulog menjadi garda terdepan dalam menyerap gabah petani. Sementara, di bulan ini saja, potensi panen di Lampung mencapai hampir 600.000 ton gabah,” tegasnya menekankan urgensi ketersediaan dryer untuk menjaga kualitas hasil panen.

Di akhir laporannya, Mirza menyampaikan rasa terima kasih atas kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang diyakininya akan memberikan manfaat besar bagi hampir satu juta petani di Lampung. Ia juga menyampaikan keinginan kuat petani untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada Presiden atas peningkatan produksi yang signifikan.

Senada dengan Gubernur, perwakilan petani dari Gapoktan Lestari Adipuro, Mei Kurnianto, menyampaikan rasa syukur atas harga gabah saat panen raya yang mencapai Rp6.500 per kilogram. “Ini merupakan anugerah bagi kami sebagai petani,” ujarnya.

Mei juga menyampaikan harapan agar Presiden dan jajarannya terus mengutamakan kesejahteraan petani. “Kami berharap semua yang sekarang kami nikmati ini juga merupakan anugerah dari Allah. Mudah-mudahan Bapak juga kebagian sejahtera,” ucapnya dengan tulus.

Momen dialog ini menjadi penting karena tidak hanya menyajikan keberhasilan panen, tetapi juga secara lugas menyampaikan kebutuhan mendesak petani Lampung akan infrastruktur pasca panen.

Aspirasi ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (Rian)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Turun Aktivitas, Status Diturunkan ke Level II Waspada
Utamakan Masyarakat, Pemprov Lampung Transformasi Layanan Samsat Lebih Cepat dan Ramah
Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan
Sukseskan PSN 3 Juta Rumah, Pemprov Lampung Fokus Sediakan Hunian bagi MBR
Pemprov Lampung Akselerasi Program Perumahan Rakyat untuk MBR
Pemprov Lampung Bidik Pasar Ekspor melalui Pengembangan Potensi Desa
Pemprov Lampung Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi melalui Rakor Bersama Kemendagri
Pemprov Lampung Percepat Pembangunan Berbasis Desa lewat Program Desaku Maju

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Gunung Anak Krakatau Turun Aktivitas, Status Diturunkan ke Level II Waspada

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Utamakan Masyarakat, Pemprov Lampung Transformasi Layanan Samsat Lebih Cepat dan Ramah

Senin, 21 September 2026 - 13:58 WIB

Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan

Senin, 21 September 2026 - 13:10 WIB

Sukseskan PSN 3 Juta Rumah, Pemprov Lampung Fokus Sediakan Hunian bagi MBR

Senin, 21 September 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Lampung Akselerasi Program Perumahan Rakyat untuk MBR

Berita Terbaru