Bimtek Siskeudes, Margorejo Perkuat Kapasitas Aparatur Kelola Keuangan
JABAROKENEWS.COM, SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, memperkuat kemampuan aparatur mengoperasikan Sistem Keuangan Desa atau Siskeudes secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Penguatan kapasitas tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis Siskeudes di ruang rapat Kalurahan Margorejo, Sleman, Senin (14/9/2026), dengan melibatkan jajaran aparatur.
Bimtek tersebut diikuti perwakilan lurah, carik, kepala seksi, kepala urusan, hingga staf administrasi keuangan Kalurahan Margorejo yang menangani berbagai tahapan.
Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur terhadap tata kelola keuangan berbasis digital, sekaligus memastikan pelaksanaan administrasi mengikuti regulasi berlaku.
Carik Margorejo Ariyanto Wibowo hadir memberikan sambutan mewakili Lurah Margorejo. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap proses pengelolaan anggaran kalurahan.
“Pengelolaan keuangan membutuhkan ketelitian dan pemahaman yang sama di antara aparatur,” kata Ariyanto Wibowo saat membuka kegiatan bimtek tersebut.
Menurut Ariyanto, kesamaan persepsi menjadi kunci agar seluruh aparatur mampu menjalankan tugas pengelolaan keuangan sesuai tanggung jawab masing-masing secara benar.
“Karena itu, bimtek seperti ini penting agar setiap proses dapat dilaksanakan sesuai ketentuan,” tegas Ariyanto dalam sambutannya kepada peserta.
Ia berharap pembekalan tersebut tidak sekadar menambah pengetahuan teknis, tetapi juga memperkuat kehati-hatian aparatur ketika menjalankan penatausahaan keuangan kalurahan sehari-hari.
“Ketelitian harus menjadi perhatian bersama, sehingga tidak terjadi perbedaan pemahaman ketika aparatur menjalankan tahapan administrasi keuangan,” ujarnya.
Materi bimtek dipandu Prasetya Noor Handoyo, Tenaga Administrasi Keuangan Kalurahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman secara langsung.
Prasetya memberikan penjelasan mengenai prosedur penggunaan berbagai fitur Siskeudes yang digunakan aparatur dalam mendukung pengelolaan keuangan kalurahan berbasis digital secara menyeluruh.
Selain fitur aplikasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan administrasi yang harus diselesaikan sesuai tugas dan kewenangan setiap aparatur kalurahan masing-masing.
Prasetya juga mengulas berbagai kendala teknis yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan Siskeudes, sekaligus memberikan solusi berdasarkan persoalan yang ditemui lapangan.
“Pemahaman terhadap prosedur sangat penting agar setiap tahapan dapat dikerjakan sesuai alur,” jelas Prasetya saat menyampaikan materi kepada para peserta.
Menurut Prasetya, penguasaan teknis aplikasi harus berjalan beriringan dengan ketepatan administrasi, sehingga penggunaan Siskeudes mampu mendukung pengelolaan keuangan secara optimal.
Peserta juga diberikan kesempatan memperdalam pemahaman melalui pembahasan persoalan teknis yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas administrasi keuangan kalurahan sehari-hari.
Bimtek tersebut diharapkan memberikan acuan teknis yang lebih jelas bagi aparatur dalam menyelesaikan tugas penatausahaan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.
Dengan pembekalan intensif itu, Pemerintah Kalurahan Margorejo mendorong terciptanya pengelolaan keuangan yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Langkah penguatan Siskeudes menjadi bagian penting untuk memastikan tata kelola keuangan Margorejo berjalan efektif, sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur menghadapi tuntutan digitalisasi pemerintahan. (ady)

