Delegasi Buruh RI Bertemu Presiden ILC, Bahas Agenda Strategis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jenewa, Swiss — Delegasi serikat pekerja Indonesia yang menghadiri International Labour Conference (ILC) Sesi ke-114 di Jenewa, Swiss, menggelar pertemuan dengan Presiden International Labour Confederation (ILC) Ali Yalcin dan Sekretaris Jenderal ILC Hamza Oksuz untuk membahas penguatan kerja sama ketenagakerjaan antara Indonesia dan Turki.

Pertemuan yang difasilitasi Wakil Presiden ILC Suharjono Kademi Kartodinomo itu dihadiri Ketua Delegasi Pekerja Indonesia Darta Pakpahan, Sekjen KSPSI Jumhur Hidayat, Arif Minardi, Daeng Wahidin, serta sejumlah delegasi pekerja Indonesia lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas program peningkatan kapasitas organisasi pekerja, pelatihan kepemimpinan, pengembangan dialog sosial, serta perluasan kerja sama internasional untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja.

Presiden ILC Ali Yalcin mengapresiasi partisipasi aktif organisasi pekerja Indonesia dalam berbagai kegiatan internasional. “Solidaritas internasional menjadi kunci menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. ILC berkomitmen mendukung penguatan organisasi pekerja di Indonesia,” katanya Jumat, (5/6/2026).

Sekretaris Jenderal ILC Hamza Oksuz menjelaskan Indonesia memiliki peran strategis dalam gerakan pekerja internasional karena jumlah tenaga kerja yang besar dan aktif dalam berbagai forum global.

Ketua Delegasi Pekerja Indonesia Darta Pakpahan mengungkapkan pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kerja sama internasional serikat pekerja Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dengan ILC akan memperkuat kapasitas organisasi pekerja dalam memperjuangkan kepentingan buruh di era global.

Sementara itu, anggota delegasi Indonesia, H. Dewa Sukma Kelana, S.H., M.Kn., menyambut positif hasil pertemuan tersebut. “Kami berharap berbagai program yang dibahas dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi pekerja Indonesia,” tegasnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi ketenagakerjaan Indonesia di tingkat internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mewujudkan pekerjaan layak dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Wamenkeu Juda Agung Dorong Reformasi Struktural untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Forum G20
Mendagri Tito Bawa Salam dan Doa Presiden untuk Wali Nanggroe di Penang
UMJ Press dan APPTIMA Jadi Delegasi Indonesia di International Publishers Congress 2026 Malaysia
Jerman Ajak SDM Indonesia Bangun Karier Global Sekaligus Menempuh Pendidikan
UMY Perluas Kerja Sama Global Lewat Kunjungan Akademik ke Laos
Belajar dari China, DPRD Bekasi Yakin PSEL Bantargebang Jadi Solusi Sampah dan Energi
Tri Adhianto Minta Wangneng Libatkan Putra Daerah dalam Pembangunan PSEL
Tujuh Pemain Timnas Thailand Lolos dari Proses Disiplin ISTAF, Regu Ke-tiga Masih Diselidiki

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:55 WIB

Wamenkeu Juda Agung Dorong Reformasi Struktural untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Forum G20

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Mendagri Tito Bawa Salam dan Doa Presiden untuk Wali Nanggroe di Penang

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

UMJ Press dan APPTIMA Jadi Delegasi Indonesia di International Publishers Congress 2026 Malaysia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB

Jerman Ajak SDM Indonesia Bangun Karier Global Sekaligus Menempuh Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:23 WIB

UMY Perluas Kerja Sama Global Lewat Kunjungan Akademik ke Laos

Berita Terbaru