Dukung Industri Kopi, Loman Park Hotel Ikut Promosikan Pariwisata Yogyakarta

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA – Komitmen Loman Park Hotel Yogyakarta dalam mendukung perkembangan industri kopi nasional kembali ditunjukkan melalui dukungannya terhadap penyelenggaraan Jogja Coffee Week 2026 yang akan berlangsung pada (4/9/26 – 6/9/26) di Hall B&C Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

Memasuki tahun ketiga kolaborasi dengan Jogja Coffee Week, Loman Park Hotel tidak hanya berperan sebagai mitra pendukung acara, tetapi juga turut menghadirkan berbagai kampanye promosi untuk memperluas gaung festival kopi terbesar di Yogyakarta tersebut.

Managing Director Loman Park Hotel Yogyakarta, Handono S. Putro, mengatakan pihaknya akan mengintegrasikan semangat Jogja Coffee Week ke dalam berbagai aktivitas hotel, termasuk menghadirkan menu khusus bertema JCW sebagai bagian dari promosi kepada para tamu domestik maupun mancanegara.

“Kami ingin membawa branding Jogja Coffee Week lebih luas lagi. Di hotel nanti akan ada kampanye dan menu khusus yang terinspirasi dari JCW sehingga para tamu dapat mengenal lebih dekat ekosistem kopi Yogyakarta,” ujarnya dalam konferensi pers Jogja Coffee Week 2026 di Loman Park Hotel, Jumat (3/7/2026).

Menurut Handono, langkah tersebut sejalan dengan profil tamu Loman Park Hotel yang sekitar 30 persen berasal dari pasar internasional. Selain wisatawan Eropa, hotel tersebut juga mulai banyak menerima kunjungan wisatawan dari Jepang, India, dan sejumlah negara Asia lainnya.

“Kami melihat ini sebagai peluang besar untuk memperkenalkan kopi Indonesia sekaligus mempromosikan Yogyakarta kepada wisatawan mancanegara. Jogja Coffee Week dapat menjadi etalase kopi Indonesia yang dikenal lebih luas di tingkat global,” katanya.

Handono menilai perkembangan Jogja Coffee Week selama beberapa tahun terakhir telah menjadikannya salah satu agenda unggulan yang berkontribusi terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri kopi nasional.

“Jogja Coffee Week telah berkembang menjadi powerhouse event di Yogyakarta. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor kopi, tetapi juga sektor pariwisata dan perhotelan yang ikut bergerak bersama,” ujarnya.

Dukungan Loman Park Hotel terhadap JCW juga didasari oleh kesamaan nilai yang diusung kedua pihak. Menurut Handono, kopi telah berkembang melampaui fungsi sebagai minuman dan kini menjadi bagian dari ruang sosial, budaya, hingga kolaborasi lintas komunitas.

Filosofi tersebut sejalan dengan konsep NACIS yang menjadi fondasi Loman Park Hotel, yakni Nature, Art, Culture, Innovation, dan Spiritual. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui berbagai program keberlanjutan dan inovasi yang dijalankan hotel.

Salah satunya adalah kehadiran Innfuse Imuno Bar, konsep yang menggabungkan sajian herbal tradisional dengan coffee bar modern dalam balutan budaya lokal Yogyakarta.

“Kopi adalah bahasa universal yang mampu merangkul keberagaman. Mulai dari penikmat kopi premium hingga kopi sederhana, semuanya bertemu dalam satu ekosistem yang sama. Semangat inklusif inilah yang membuat kami terus mendukung Jogja Coffee Week,” kata Handono.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Jogja Coffee Week mengusung tema “Inclusive Vibes” dan menghadirkan sekitar 179 exhibitor dari berbagai sektor industri kopi. Beragam program juga telah disiapkan, mulai dari JAWARA Coffee Competition 2026, Fun Roasting Coffee Competition (FRCC), Coffeetalk, hingga Coffeetainment yang akan dimeriahkan musisi Panji Sakti.

Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan Indonesia Coffee Business Summit (ICBS) bekerja sama dengan Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) sebagai forum bisnis yang mempertemukan pelaku industri, investor, dan buyer dari dalam maupun luar negeri.

Melalui dukungan yang terus berlanjut, Loman Park Hotel berharap Jogja Coffee Week 2026 dapat semakin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu pusat perkembangan industri dan budaya kopi di Indonesia, sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun internasional. (Aga)