FTHSNI Lebak Audiensi dengan Pj Bupati, Bahas Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Lebak, Penjabat (Pj.) Bupati Lebak Iwan Kurniawan menerima audiensi Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Lebak di Ruang Rapat Terbatas Setda Lebak, Senin (1/4/2024).

Turut hadir mendampingi Pj. Bupati Lebak yakni Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Dalam pertemuan tersebut perwakilan FTHSNI menyampaikan harapannya mewakili para guru honorer di Kabupaten Lebak untuk mendapatkan perhatian dan dukungan pemerintah terkait pengangkatan guru honorer menjadi ASN. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan prioritas pengangkatan guru honorer menjadi ASN yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun, serta kuota ketersediaan formasi ASN untuk guru honorer.

Menanggapi harapan tersebut, Pj. Bupati Iwan menjelaskan bahwa sejatinya pemerintah daerah selalu mengupayakan agar honorer Kabupaten Lebak bisa diangkat menjadi ASN, tentunya melalui komunikasi birokrasi dengan pemerintah pusat karena kewenangan kelulusan ASN berada di pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak juga telah mengirimkan surat permohonan pengangkatan prioritas bagi tenaga honorer, dan untuk tahun ini pun Pemkab Lebak akan mengirimkan permohonan surat kembali.

“Kami tentunya selalu memberikan dukungan dan perhatian bagi bapak/ibu tenaga honorer termasuk guru honorer agar bisa diangkat menjadi ASN, namun jaminan kelulusan berada pada pemerintah pusat, kami hanya menyampaikan pendataan untuk rekrutmen. Tentunya kami tidak berdiam diri, kami akan mengirimkan surat pada pemerintah pusat terkait permohonan prioritas kelulusan tenaga honorer yang sudah mengabdi lebih dari sepuluh tahun, kami akan coba terus berkomunikasi dengan pusat,” jelas Iwan.

Perihal kuota formasi ASN, pengadaan jumlah formasi didasarkan pada pertimbangan kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah. “Jumlah formasi harus kita hitung berdasarkan kemampuan daerah, jangan sampai belanja pegawai pemda lebih besar dari belanja pembangunan daerah,” lanjutnya.

Pj. Bupati Iwan pun berpesan kepada bapak/ibu guru honorer yang telah mengabdi di Kabupaten Lebak untuk senantiasa semangat dan terus berjuang, dan menjadikan perjuangan tersebut sebagai ladang amal ibadah.(Sar/Red)

Berita Terkait

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital
Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:13 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Berita Terbaru