Gedung MSUS Diresmikan, Bukti Kolaborasi Muhammadiyah dan UMY Bangun Pendidikan Berkualitas

JABAROKENEWS.COM, Yogyakarta – Gedung Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) resmi diresmikan pada Sabtu (4/7/2026) setelah rampung dibangun dalam waktu 274 hari dengan nilai investasi mencapai Rp38,6 miliar. Pembangunan sekolah modern ini merupakan hasil kolaborasi lintas Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi salah satu kontributor utama melalui dukungan penyediaan lahan dan pendanaan.

Peresmian gedung dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Ketua Tim Pembangunan MSUS, Gita Danu Pranata, menjelaskan bahwa pembiayaan proyek tersebut merupakan hasil sinergi berbagai unsur di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

“Ini merupakan kolaborasi dari seluruh komponen di Persyarikatan Muhammadiyah. Pendanaan berasal dari PWM DIY, PDM Kota Yogyakarta, PDM Bantul, serta Amal Usaha Muhammadiyah, terutama UMY dan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Tentu saja juga ada kontribusi dari SD Muhammadiyah Sapen sendiri,” ujarnya.

Menurut Gita, pembangunan yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan buah kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tim konsultan, perencana, hingga pengawas proyek.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DIY, pemerintah kabupaten dan kota, para konsultan, perencana, pengawas, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga pembangunan MSUS dapat diselesaikan sesuai target.

UMY juga memberikan kontribusi strategis melalui penyediaan lahan seluas 8.200 meter persegi yang menjadi lokasi pembangunan gedung MSUS. Kepercayaan pengelolaan lahan tersebut diberikan oleh Rektor UMY kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY sebagai bagian dari pengembangan pendidikan Muhammadiyah.

Selain itu, UMY berkomitmen melanjutkan dukungannya dengan membangun fasilitas lapangan olahraga luar ruang (outdoor) di kawasan yang sama sebagai bagian dari pengembangan kompleks pendidikan MSUS.

Dalam sambutannya, Haedar Nashir mengapresiasi semangat kolaborasi yang terbangun dalam proyek tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan MSUS menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga Muhammadiyah mampu melahirkan karya besar yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Yang luar biasa adalah munculnya spirit maju dan kebersamaan dari kepala sekolah, Ketua PDM beserta seluruh jajarannya, Ketua PWM, bahkan UMY yang pada awalnya tidak memiliki keterkaitan langsung, sehingga gedung ini akhirnya dapat terbangun,” ungkap Haedar.

Gedung MSUS memiliki luas bangunan 4.947 meter persegi dengan enam lantai yang dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti perpustakaan, klinik, ruang kelas berkonsep recliner seating, laboratorium sains, laboratorium bahasa, hingga area olahraga dalam ruang (indoor).

Pembangunan gedung dikerjakan oleh PT Karya Unggul Berkemajuan (PT KUB), perusahaan yang beranggotakan alumni UMY, di bawah pengawasan PT Muhammadiyah Prasarana Nasional (MPN), badan usaha milik PP Muhammadiyah.

MSUS dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, tepatnya pada 13 Juli 2026. Ke depan, PWM DIY juga telah menyiapkan rencana pengembangan tahap berikutnya melalui pembangunan Tower II setinggi sembilan lantai untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pendidikan. (lsi)

Sumber : Humas Umy