INNSiDE by Melia Yogyakarta Dorong Ruang Ekspresi Kreatif melalui Pameran “Living Walls”

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA — Dunia seni rupa Yogyakarta kembali mendapat ruang ekspresi baru. Kembali menghadirkan ajang apresiasi kreatif melalui INNSiDE Art Exhibition 2026 bertajuk “Living Walls”, sebuah pameran seni kolaboratif yang menggandeng seniman lokal dengan karakter Naive Art yang ekspresif, imajinatif, dan penuh warna.

Pameran resmi dibuka melalui opening ceremony pada Selasa (12/5/2026) dan akan dapat dinikmati publik mulai (13/5/26 – 13/11/26) di area hotel yang berada di kawasan Sleman, Yogyakarta tersebut.

Mengusung konsep bahwa dinding bukan sekadar ruang kosong, “Living Walls” mengajak pengunjung menikmati karya seni yang seolah “menghidupkan” ruangan lewat cerita, warna, emosi, dan bentuk visual yang unik.

Dalam sambutannya, Guest Experience Manager INNSiDE by Melia Yogyakarta, Diella Avy, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi kali ketiga hotel menghadirkan ruang bagi para seniman lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik.

“Ini adalah kali ketiga hotel kami menjadi ruang bagi seniman Jogja untuk memamerkan karya-karya mereka. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak kolaborasi yang terjalin, tidak hanya dalam seni lukis, tetapi juga seni pahat dan berbagai bentuk ekspresi kreatif lainnya,” ujar Diella.

Atmosfer pembukaan terasa semakin hangat dengan simbolisasi kolaborasi antara dunia seni dan industri hospitality melalui penyerahan karya seni dari komunitas pelukis yang diwakili Endang bersama Ahmad Syaify, pembina unit seni rupa Universitas Gadjah Mada yang juga aktif berkarya sebagai pelukis.

Namun, salah satu momen paling mencuri perhatian dalam pembukaan adalah aksi pelukis muda berbakat bernama Torres. Di hadapan tamu undangan, Torres menampilkan pertunjukan melukis unik menggunakan dua tangan sekaligus, memperlihatkan teknik yang tidak biasa dan sukses mengundang decak kagum para pengunjung.

Torres disebut telah aktif mengikuti berbagai kompetisi seni sejak usia dini, bahkan menembus ajang internasional.

Pameran ini juga dihadiri berbagai komunitas pecinta seni lukis, media lokal Yogyakarta, hingga tamu hotel yang ikut menikmati suasana seni yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.

Marketing Communications Manager INNSiDE by Melia Yogyakarta, Stevy Yola, mengatakan pameran ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam mendukung ekosistem seni lokal di Yogyakarta.

“Melalui inisiatif ini, INNSiDE by Melia Yogyakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam perkembangan ekosistem seni di Yogyakarta, membuka lebih banyak ruang bagi seniman lokal untuk berekspresi, serta memperluas jangkauan apresiasi seni kepada masyarakat luas,” ujar Stevy.

Ia juga mengundang masyarakat untuk datang langsung dan menikmati pengalaman visual yang ditawarkan dalam “Living Walls”.

Bagi pencinta seni, pameran ini bisa menjadi alternatif destinasi kreatif di Yogyakarta sepanjang pertengahan hingga akhir tahun. Selain menikmati karya-karya seni penuh warna, pengunjung juga dapat merasakan atmosfer modern hotel dengan panorama kota dan Gunung Merapi dari area rooftop.

Pameran INNSiDE Art Exhibition 2026: Living Walls terbuka untuk umum mulai (13/5/26 – 13/11/26) di area INNSiDE by Melia Yogyakarta. (Aga)