Jangan Terlena SDA, Fokuslah pada SDM – Peringatan Tegas Mendagri

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian Menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia

Mendagri Tito Karnavian Menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk memprioritaskan peningkatan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM). Upaya ini dapat dilakukan melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelatihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.

Mendagri juga menyoroti berbagai aspek prioritas di bidang pendidikan dan pelatihan, antara lain pendidikan gratis hingga jenjang SMA atau sederajat, pemberian beasiswa perguruan tinggi, dominasi alokasi anggaran untuk sektor pendidikan, standardisasi pendidikan, serta penyediaan insentif kerja bagi tenaga kerja terdidik dan terlatih.

Sementara di bidang kesehatan, Mendagri menekankan pentingnya perubahan gaya hidup sehat, penyediaan sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan yang memadai, upaya pencegahan stunting atau kekurangan gizi, penyediaan makanan bergizi, dan pembangunan fasilitas olahraga yang lebih banyak.

“Tiga ini (pendidikan, pelatihan dan kesehatan), harus wajib hukumnya [diperhatikan],” kata Mendagri saat menjadi pembicara pada Konferensi Pendidikan Indonesia. Kegiatan bertajuk “Berdaya Bersama untuk Keberlanjutan Pendidikan yang Berpihak kepada Anak” ini berlangsung di Auditorium Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Lebih lanjut, Mendagri mengingatkan kepala daerah agar tidak terlena dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Sebab, tanpa diimbangi dengan penguatan kualitas SDM, kekayaan tersebut hanya akan dinikmati oleh pihak lain dan berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Oleh karena itu, Mendagri meminta kepala daerah untuk lebih serius memperhatikan kualitas dan kemampuan SDM di wilayah masing-masing. Ia meyakini, dengan pengelolaan SDA dan SDM yang seimbang, Indonesia berpotensi menjadi negara maju. Namun, upaya tersebut memerlukan kerja keras berbagai pihak, khususnya dalam pemberdayaan SDM yang terdidik dan terlatih.

“Kalau negara itu, sudah sumber daya manusianya hebat, didukung sumber daya alam yang luar biasa, negara itu melompat, dan kita memiliki potensi itu,” ujarnya.

Mendagri juga menjelaskan, saat ini Indonesia tengah mengalami bonus demografi yang ditandai dengan dominasi penduduk usia produktif. Ia mengingatkan, bonus tersebut harus dikelola dengan baik agar berdampak positif bagi kemajuan negara. Jangan sampai kondisi tersebut justru berubah menjadi bencana demografi karena kelompok usia produktif tersebut tidak mampu menjadi tenaga yang produktif.

“Nah, ini mumpung ada banyak usia produktif, ini akan menjadi modal penting bagi kita untuk maju. Tapi kuncinya adalah, mereka harus produktif, mereka harus terdidik, terlatih, dan sehat,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pembicara lainnya, mulai dari kepala daerah hingga praktisi pendidikan.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ketua Umum TP PKK Dorong Keluarga Jadikan Olahraga sebagai Kebiasaan Sehari-hari
Bima Arya: Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Peran Aktif Generasi Muda
TP PKK Jadi Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Penanganan Persoalan Sampah
Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus: Kendalikan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:25 WIB

Ketua Umum TP PKK Dorong Keluarga Jadikan Olahraga sebagai Kebiasaan Sehari-hari

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

Bima Arya: Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Peran Aktif Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

TP PKK Jadi Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Penanganan Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Berita Terbaru