Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

diskusi panel dalam acara Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 bertema “Digital Cities, Secure Futures: Advancing China–Indonesia Digital Collaboration” di Gedung RRI

diskusi panel dalam acara Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 bertema “Digital Cities, Secure Futures: Advancing China–Indonesia Digital Collaboration” di Gedung RRI

JABAROKENEWS.COM, Jakarta, 21 September 2026 – Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) bersama Beijing Security and Protection Industry Association (BSPIA) menyelenggarakan Indonesia–China Digital City & Security Technology Application Forum 2026 dengan tema “Digital Cities, Secure Futures: Advancing China–Indonesia Digital Collaboration.”Kegiatan yang memadukan seminar dan pameran teknologi ini berlangsung pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Auditorium Penunjang Siaran Luar Negeri, Gedung RRI Lantai 2, Jalan Medan Merdeka Barat No. 4–5, Jakarta Pusat.

Forum strategis ini mempertemukan perwakilan pemerintah, pemimpin organisasi, akademisi, praktisi, serta pelaku industri dari Indonesia dan Tiongkok. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan, memperkenalkan inovasi, serta menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan kota digital dan penerapan teknologi keamanan.

Ketua Umum FORMAS, Yohanes Handojo Budhisedjati, mengatakan bahwa perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan sistem keamanan yang kuat, terpadu, dan berkelanjutan.“Transformasi digital telah membawa banyak kemudahan sekaligus tantangan baru bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan kota digital harus berjalan seiring dengan penguatan sistem keamanan dan perlindungan publik.

Melalui forum ini, kami berharap Indonesia dan Tiongkok dapat saling berbagi pengalaman, teknologi, serta membangun kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Handojo.

Menurutnya, penyelenggaraan forum ini juga merupakan bentuk kontribusi FORMAS dalam mendorong kolaborasi internasional yang mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.“FORMAS ingin menjadi jembatan yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, investasi, alih teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia,” lanjutnya.Sejumlah narasumber dari Indonesia dijadwalkan hadir dalam forum ini, dan Ketua Beijing Security and Protection Industry Association (BSPIA) yaitu Zhang Ying.

Selain sesi seminar, kegiatan ini menghadirkan pameran teknologi yang menampilkan berbagai solusi dan inovasi di bidang kota digital, keamanan, perlindungan masyarakat, serta teknologi pendukung lainnya. Pameran tersebut diharapkan membuka peluang komunikasi dan kerja sama langsung antara pelaku industri Indonesia dan Tiongkok.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah instansi, antara lain Basarnas, BNPB, BNPT, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Radio Republik Indonesia.

Melalui semangat “Connecting Digital Cities, Securing Digital Futures,” FORMAS dan BSPIA berharap forum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan Indonesia–Tiongkok, sekaligus mendorong terciptanya kota masa depan yang modern, aman, inovatif, dan berkelanjutan.

Tentang FORMAS

Formas lahir sebagai inisiatif dan tindak lanjut dari gagasan yang disampaikan dalam Dialog Nasional Vox Point Indonesia bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan beberapa organisasi di Gedung Dewan Pers.

Pada acara dialog nasional mengusung tema “Optimisme Kaum Termarjinalkan dan Terpinggirkan Bersama Pemerintahan yang Baru”,
Pada kesempatan Dialog Nasional itulah, Formas dideklarasi tepatnya pada sabtu 27 April 2024, yang dihadiri Hashim Djojohadikusumo.

Pada kesempatan deklarasi tersebut Bapak Hashim Djojohadikusumo di daulat menjadi Ketua Dewan Pembina Formas.

Tak terasa, Formas yang di deklarasikan dua tahunbl silam yanh merupakan wadah kolaborasi berbagai organisasi, asosiasi, yayasan, komunitas, serta pelaku usaha yang berkomitmen mengawal pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 kini telah begitu besar dan menggurita, sehingga menjadi harapan banyak komponen untum dapat berperan dalam membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional dengan menghadirkan program program yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Firdaus wakil Ketua Dewan Pembina Formas “Formas menyongsong Indonesia Emas 2045, perannya sangat strategis, menjembatani dua era, menuju Indonesia masa depan.” Ujar Firdaus

Firdaus juga menyampaikan “Formas dengan anggota 103 ormas dan lembaga nirlaba di bawah pimpinan Bapak Handoyo sebagai ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Bapak Khairul Makhali serta Bapak Dr. Serian sebagai Ketua Dewan Pakar, SMSI berdiri semakin kokoh” ungkap Firdaus (rls/fars) ***

Berita Terkait

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2
Ketua TP PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza Hadiri Rakor Kelembagaan Dekranas, PKK, dan Posyandu
Pameran HUT TNI 2026, Disjarahal Perkenalkan Muspuspal Digital
Maulid Nabi Muhammad SAW, Pusterad Perkuat Semangat Keteladanan dan Pengabdian
Hadiri HUT ke-28 PAN, Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026 - 14:31 WIB

APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:38 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Senin, 21 September 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2

Berita Terbaru