Kejurda Catur DIY Bidik Persaingan Sengit 205 Atlet Muda
JABAROKENEWS.COM, SLEMAN -Panpel Kejurda Percasi DIY menggelar rapat persiapan pertandingan di Aula Bappeda Sleman, Rabu (19/8/2026), memastikan seluruh teknis berjalan lancar dan matang.
Ketua Pengda Percasi DIY Iwan Prihastomo mengapresiasi kerja sama panitia yang terus mematangkan persiapan menuju Kejurda Catur DIY 2026 secara menyeluruh dan solid.
Iwan mengatakan Kejurda Catur DIY berlangsung tiga hari, yakni 22, 23, dan 25 Agustus 2026, dengan agenda pertandingan terstruktur dan kompetitif bagi peserta.
“Terima kasih atas kerja sama semua anggota panitia dalam mempersiapkan perhelatan besar Kejurda Catur DIY,” ujar Iwan saat rapat persiapan berlangsung bersama panitia.
Menurut Iwan, jadwal pertandingan dipilih pada hari libur agar penyelenggaraan tidak mengganggu aktivitas perkantoran maupun pelayanan pemerintahan daerah setempat selama kegiatan berlangsung.
“Pada tanggal tersebut merupakan hari libur. Jadi tidak mengganggu aktivitas kegiatan perkantoran,” kata Iwan menjelaskan alasan penetapan jadwal pertandingan tersebut kepada panitia.
Pertandingan pembukaan dijadwalkan Sabtu 22 Agustus 2026, berlangsung di Aula Bappeda Sleman, sekaligus menjadi awal persaingan para pecatur DIY tahun ini secara resmi.
Selanjutnya, pertandingan dilanjutkan sesuai jadwal hingga penutupan pada Selasa 25 Agustus 2026, kembali bertempat di Aula Bappeda Sleman sebagai lokasi utama pertandingan.
Iwan juga meminta seluruh panitia menjaga kekompakan selama pelaksanaan Kejurda, karena soliditas menjadi modal penting menyukseskan pertandingan tingkat daerah tersebut bersama-sama dan profesional.
“Jaga kekompakan dalam melaksanakan Kejurda karena kita satu keluarga,” harap Iwan kepada seluruh panitia yang terlibat langsung dalam kegiatan ini bersama-sama.
Wakil Ketua Panpel Kejurda Catur DIY 2026 Suranto turut mengevaluasi penanggung jawab setiap bidang kegiatan agar pelaksanaan berjalan sesuai keputusan bersama panitia secara maksimal.
Suranto memastikan setiap bidang memahami tugas masing-masing, sehingga koordinasi teknis, perlengkapan, jadwal, hingga kebutuhan pertandingan dapat dipersiapkan secara matang dan terukur sebelum pelaksanaan.
Kejurda Catur DIY tahun ini diikuti 205 atlet yang berasal dari lima kabupaten dan kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta secara keseluruhan.
Para peserta berasal dari Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, serta Kota Yogyakarta, membawa semangat bersaing sekaligus memperkuat pembinaan catur daerah secara berkelanjutan.
Pertandingan akan dikelompokkan dalam beberapa kategori, meliputi kelompok umur atau yunior, kategori senior, serta kategori veteran untuk peserta dari berbagai usia dan kemampuan.
“Panitia hanya menyediakan tempat pertandingan. Peralatan serta pendukung menjadi tanggung jawab Pemkab atau Pemkot masing-masing,” tandas Suranto dalam rapat tersebut kepada seluruh peserta.
Pembagian tanggung jawab tersebut diharapkan membuat penyelenggaraan lebih tertib, sementara kebutuhan atlet tetap dipenuhi pemerintah daerah asal peserta masing-masing selama Kejurda berlangsung secara optimal. (ADY)

