Kemendagri Dorong Pemda Bantu Optimalkan Hasil Panen untuk Kendalikan Harga Pangan

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk membantu mengoptimalkan hasil produksi beras guna mengendalikan harga pangan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memastikan kualitas mesin penggiling padi di daerah tetap optimal.

“Berkaitan dengan menggiling yang baik supaya pecahannya [beras hasil penggilingan] tidak banyak dan lain sebagainya. Ini juga perlu mendapatkan perhatian kita karena berdampak pada penyerapan Bulog juga karena tentunya Bulog itu ada kriterianya [beras] yang bisa diserap,” ujar Tomsi pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (23/12/2024).

Tomsi mengingatkan, jangan sampai hasil panen padi dari petani yang sudah baik tidak dapat diserap oleh Bulog maupun pasar. Oleh karena itu, ia meminta Pemda untuk mengecek kembali mesin penggilingan padi di daerah masing-masing agar kualitasnya tetap terjaga. Menurut pengamatannya, selama ini terdapat oknum yang menggunakan mesin penggiling padi dengan kualitas kurang baik sehingga hasil penggilingan padi menjadi tidak optimal.

Selanjutnya, Tomsi meminta Pemda untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam kurun Desember 2024 hingga Februari 2025, sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan akan mengalami curah hujan tinggi. Hal ini perlu diantisipasi agar sentra pertanian dan perkebunan tidak terdampak banjir.

“Berkaitan dengan curah hujan yang tinggi ini juga jangan sampai ya Januari giliran mau panen [hasil pertanian] terendam busuk. Nah hal-hal seperti ini teman-teman kepala daerah betul-betul mengantisipasi,” imbuhnya.

Tomsi menambahkan, daerah yang setiap tahun dilanda banjir perlu lebih waspada. Bila diperlukan, daerah tersebut dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk memodifikasi cuaca. Langkah ini penting untuk mendukung upaya antisipasi bencana banjir. Tomsi juga mendorong Pemda untuk mencontoh langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menerapkan upaya tersebut.

“Saya minta kepala daerah yang lain khususnya para gubernur daerah-daerah yang menjadi langganan banjir ini bisa dikomunikasikan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Negara Tetangga
Mendagri Sampaikan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat
Mendagri Tekankan Pentingnya Forum Reguler untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan
Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Perkuat Tata Kelola Pembangunan Berbasis Iklim
Kemkomdigi Minta Seluruh Operator Seluler Wajib Lindungi Hak Pelanggan Terkait Kuota Internet
Wamendagri Wiyagus Dorong Pemkot Magelang Perkuat Penanganan TB
Wamendagri Wiyagus Percepat Pembentukan Desa Siaga TBC di Kebumen

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:23 WIB

Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan, Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Negara Tetangga

Rabu, 16 September 2026 - 18:12 WIB

Mendagri Sampaikan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Siap Kawal Pengalihan Tata Kelola PPPK Guru ke Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 15:21 WIB

Mendagri Tekankan Pentingnya Forum Reguler untuk Perkuat Kerja Sama Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Perkuat Tata Kelola Pembangunan Berbasis Iklim

Berita Terbaru