Pengamat Politik Unsoed Nilai Lumrah Melanggengkan Hasrat Kekuasaan Lewat Pemekaran Banyumas

Sabtu, 13 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Banyumas, Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi 3 DOB (Daerah Otonomi Baru) bila didasari hasrat untuk melanggengkan dan meluaskan wilayah kekuasaan adalah hal yang lumrah dan sah-sah aja. Seperti yang diungkapkan Akademisi Universitas Jenderal Soedirman, Ahmad Sabiq.

“Semua partai menginginkan agar bisa melanggengkan dan meluaskan kekuasaannya. Tujuan dibentuknya partai itu memang untuk berkuasa, agar mereka bisa mewujudkan visi mereka dalam membangun negara,” ungkapnya saat dihubungi media lewat selulernya pada Sabtu, (13/4/2024).

Menurutnya, keberadaan partai politik memang sebagai kendaraan untuk mewujudkan tujuan sesuai idealismenya. Maka tak heran bila wacana pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas jelas menjadi hasrat besar sebuah partai politik.

“Tujuan berpartai itukan memang untuk bisa memerintah. Melalui pemilu rakyat yang menentukan. Ngapain dia punya ideologi, punya visi dan misi kalau tidak untuk diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Maka, kata dia, yang perlu diingat adalah bagaimana setelah memegang kekuasaan akankah mensejahterakan seluruh rakyat atau hanya golongannya saja.

Secara umum partai yang kuat secara historis baik di daerah induk maupun di daerah hasil pemekaran akan lebih diuntungkan. Dengan keunggulan tersebut mereka punya kans lebih besar untuk dapat mempertahankan dukungan mereka setelah wilayah dimekarkan.

Namun, perubahan dalam politik lokal serta adaptasi partai-partai lain terhadap perubahan tersebut dapat mempengaruhi hasilnya.

“Oleh karena itu, dampak pemekaran daerah terhadap basis dukungan pemilih bagi partai-partai politik cenderung kompleks dan bervariasi, tergantung pada konteks politik dan sosial yang spesifik di setiap wilayah,” pungkasnya. (*Siti)

Berita Terkait

Menelusuri Jejak Ki Ageng Wonosobo, Pelopor Wilayah dan Penyebaran Islam
Sambut HUT TNI, Kodim Wonosobo Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal Bagi 14 Anak
Didukung Kemenbud dan LPDP, Auranala Siap Pentaskan Musik Jawa di Busan Performing Arts Festival 2026
‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif
Lewat “Ada Aku”, Tiya Rima Sampaikan Pesan tentang Dukungan dan Tempat Pulang
Warga Pokoh Kidul Diedukasi Mahasiswa UGM soal Bahaya Penipuan Digital
Setelah 18 Tahun Absen, Slank Kembali Manggung di Purwokerto dalam Tour “Hey Slank”
Polri Kembangkan Ekosistem Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Kebutuhan Tugas

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:35 WIB

Menelusuri Jejak Ki Ageng Wonosobo, Pelopor Wilayah dan Penyebaran Islam

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Sambut HUT TNI, Kodim Wonosobo Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal Bagi 14 Anak

Minggu, 20 September 2026 - 01:20 WIB

Didukung Kemenbud dan LPDP, Auranala Siap Pentaskan Musik Jawa di Busan Performing Arts Festival 2026

Jumat, 18 September 2026 - 10:50 WIB

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif

Sabtu, 12 September 2026 - 14:37 WIB

Lewat “Ada Aku”, Tiya Rima Sampaikan Pesan tentang Dukungan dan Tempat Pulang

Berita Terbaru