Pengamat Unsoed: Pemetaan Sektor Ekonomi dan Dukungan Politik Anggaran Penting Bagi Tiga Calon DOB

Minggu, 31 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Banyumas, Pengamat Ekonomi Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Dian Purnomo Jati mengatakan pemetaan sektor ekonomi sangat penting dilakukan diawal bagi 3 wilayah DOB. Kemudian juga dukungan politik anggaran untuk mendukung sektor sektor unggulan sehingga semakin siap wilayah wilayah tersebut jika pemekaran itu jadi dilakukan.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin DOB Banyumas fokus di Sektor Pertanian, DOB Banyumas Barat selain di Sektor Industri juga masih cukup besar ditopang oleh Pertanian. Dan Sektor Pariwisata bisa dikembangkan oleh semua calon DOB,” ujarnya pada Ahad (31/3/2024).

“Jadi pemetaan sektor ekonomi sangat penting diawal dan selanjutnya didukung oleh Politik Anggaran yang mendukung sektor sektor unggulan di masing masing calon DOB tersebut,” imbuhnya.

Dikutip dari laman banyumas.pks.id anggota dewan dari fraksi PKS, Joko Pramono menyatakan prosesnya masih panjang. Banyak hal yang perlu dipersiapkan. Setiap wilayah DOB (Daerah Otonomi Baru) nantinya harus bisa memaksimalkan potensinya. Hal yang terpenting dari rencana pemekaran ini sebenarnya keberpihakan anggaran dari pemerintah untuk sektor pertanian.

“Pertanian adalah sektor riil dimasyarakat kita, dan pemerintah wajib memberikan perhatian yang proporsional dalam berbagai bentuk keberpihakan anggaran untuk sektor pertanian dan dalam rangka meningkatkan potensi pertanian pemerintah daerah harus bergandengan tangan dengan kampus-kampus berbasis pertanian di sekitar Banyumas,” ungkap Joko Pramono. (Denis)

Berita Terkait

Sambut HUT TNI, Kodim Wonosobo Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal Bagi 14 Anak
Didukung Kemenbud dan LPDP, Auranala Siap Pentaskan Musik Jawa di Busan Performing Arts Festival 2026
‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif
Lewat “Ada Aku”, Tiya Rima Sampaikan Pesan tentang Dukungan dan Tempat Pulang
Warga Pokoh Kidul Diedukasi Mahasiswa UGM soal Bahaya Penipuan Digital
Setelah 18 Tahun Absen, Slank Kembali Manggung di Purwokerto dalam Tour “Hey Slank”
Polri Kembangkan Ekosistem Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Kebutuhan Tugas
Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Sambut HUT TNI, Kodim Wonosobo Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal Bagi 14 Anak

Minggu, 20 September 2026 - 01:20 WIB

Didukung Kemenbud dan LPDP, Auranala Siap Pentaskan Musik Jawa di Busan Performing Arts Festival 2026

Jumat, 18 September 2026 - 10:50 WIB

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif

Sabtu, 12 September 2026 - 14:37 WIB

Lewat “Ada Aku”, Tiya Rima Sampaikan Pesan tentang Dukungan dan Tempat Pulang

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Warga Pokoh Kidul Diedukasi Mahasiswa UGM soal Bahaya Penipuan Digital

Berita Terbaru