Ratusan Huntap untuk Penyintas Bencana Sumatera Mulai Rampung Dibangun

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, berhasil menyelesaikan sebagian unit hunian tetap (huntap) untuk penyintas bencana yang kehilangan rumah atau huniannya rusak berat akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 13 Maret, tercatat jumlah huntap yang sudah rampung dibangun bertambah menjadi 110 unit dari total 36.669 unit yang akan dibangun. Sementara sebanyak 1.359 unit sedang dalam proses pembangunan. Jumlah huntap saat ini yang selesai dibangun, meningkat hampir dua kali lipat jika dibandingkan satu hari lalu yang mencapai 56 unit huntap.

Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan pembangunan huntap terbanyak, terdiri dari sebanyak 104 unit sudah rampung dibangun, dari total 27.104 unit yang ditargetkan akan dibangun dengan 388 unit diantaranya sedang dalam proses pembangunan.

Sementara di Sumut ada sebanyak 524 unit sedang dalam proses pembangunan dari 5.815 unit yang ditargetkan akan dibangun. Adapun di Sumbar terdapat 6 unit selesai dibangun dari 3.750 unit huntap ditargetkan, dan 447 unit huntap diantaranya sedang dalam proses pembangunan.

Sebagian besar unit huntap yang rampung dibangun merupakan gotong royong lintas sektor pemerintah dan non pemerintah, yang terdiri dari: Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Kemudian Danantara, Yayasan Buddha Tzu Chi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin), pemerintah daerah (Pemda) dan bantuan yang berasal dari perseorangan.

Selain mempercepat pembangunan huntap untuk menurunkan pengungsi di tenda, Satgas PRR juga menggelontorkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas bencana yang tidak memilih tinggal di hunian sementara (huntara). Besaran bantuan DTH yang dikucurkan adalah Rp600.000 per bulan untuk jangka waktu tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total dana sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 13.728 penerima di tiga provinsi. Adapun rincianmya di Aceh terdiri dari 7.807 penerima, kemudian di Sumut 4.162 penerima dan di Sumbar 1.759 penerima.

Sebelumnya, saat meninjau pembangunan huntap di Aceh Utara, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memastikan pembangunan huntap untuk penyintas bencana Sumatera, berjalan lancar dan ditargetkan seluruh huntap yang dibangun Kemenko Polkam di Aceh akan selesai seluruhnya pada akhir Maret 2026.

“Alhamdulillah, saya memantau langsung proses pembangunan huntap ini berjalan lancar, mulai dari bongkar material di Pelabuhan Belawan hingga tiba di Kuala Cangkoy dan dikerjakan dengan aman. Saya optimistis seluruh target dapat diselesaikan akhir Maret 2026,” kata Djamari dalam siaran pers Kemenko Polkam Kamis(19/2/2026).

Sebagai catatan, huntap untuk penyintas bencana Sumatera, dibangun dengan spesifikasi, dinding, dan atap berbahan baja galvanis yang tahan karat dan tahan gempa. Selain itu, huntap juga dibangun dengan sistem knock down atau rumah bangun cepat, sehingga proses konstruksi lebih efisien. Setiap unit juga dilengkapi dua kasur, meja makan, kursi, televisi, serta kamar mandi dengan fasilitas lengkap.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital
Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:13 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Berita Terbaru