UMY Sabet Gold Medal dan Best Innovation Award di SPARK 2026
JABAROKENEWS.COM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dua tim mahasiswa UMY berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Scientific Performance, Academic Research, and Knowledge (SPARK) 2026 yang diselenggarakan di UMS Edutorium, Surakarta.
Kompetisi tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional untuk mengembangkan solusi digital dan teknologi yang berdampak bagi masyarakat. Dalam ajang ini, dua tim UMY berhasil membawa pulang dua Gold Medal Award, Best Presenter Award, dan Best Technology Innovation Award pada kategori Technology and Digital Innovation.
Prestasi tersebut diraih oleh Tim Spectra Blood UMY dan Tim MacroPix, yang merupakan kolaborasi mahasiswa Program Studi Teknik Elektro (PSTE) dan Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) UMY.
Muh. Rezki Ardiyansyah selaku perwakilan kedua tim menjelaskan bahwa Spectra Blood UMY dan MacroPix mengusung inovasi teknologi kesehatan berbasis sensor dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk mempermudah proses pemantauan kesehatan masyarakat.
“SPARK UMS merupakan ajang akademik dan inovasi yang mempertemukan mahasiswa untuk mengembangkan solusi digital dan teknologi yang berdampak bagi masyarakat. Tim kami, Spectra Blood UMY, mengikuti kategori Technology and Digital Innovation,” jelas Rezki saat diwawancari pada Rabu (17/6).
Tim Spectra Blood UMY mengembangkan GlucoMu, alat pengukur kadar glukosa darah noninvasif yang memanfaatkan sensor dan teknologi AI. Inovasi ini hadir sebagai alternatif yang lebih nyaman bagi pengguna karena tidak memerlukan pengambilan sampel darah dalam proses pemeriksaannya.
Sementara itu, Tim MacroPix mengembangkan SIOCA (Smart Intra Oral Camera), sebuah kamera intraoral berbasis sensor dan AI yang mampu membantu proses skrining serta penilaian kondisi rongga mulut secara lebih cepat dan akurat.
Menurut Rezki, keberhasilan kedua tim meraih berbagai penghargaan tidak terlepas dari proses persiapan yang matang, inovasi yang relevan, serta kolaborasi yang solid antaranggota tim.
“Keberhasilan ini didukung oleh inovasi yang relevan, persiapan presentasi yang matang, kerja sama tim yang baik, serta bimbingan dari dosen pembimbing kami, Ir. Karisma Trinanda Putra, S.ST., M.T., Ph.D. Alhamdulillah, hasil tersebut mengantarkan kami meraih Gold Medal Award untuk kedua tim, Best Presenter Award untuk Tim Spectra Blood UMY, dan Best Technology Innovation Award untuk Tim MacroPix,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rezki menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki potensi manfaat yang besar bagi masyarakat. GlucoMu diharapkan dapat membantu pemantauan kadar gula darah secara lebih nyaman dan terjangkau, sedangkan SIOCA berpotensi meningkatkan efektivitas skrining kesehatan gigi dan mulut melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.
“Kedua inovasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Kami berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan, baik dari sisi perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software), hingga siap diproduksi dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat maupun institusi kesehatan,” tambahnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu antara bidang teknologi dan kesehatan mampu menghasilkan inovasi yang kompetitif di tingkat internasional. Selain mengharumkan nama UMY, capaian tersebut juga menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Sumber : Humas umy

