Vrama Billiard Terbakar Hebat, Polisi Selidiki Sumber Api
JABAROKENEWS.COM, Yogyakarta – Kebakaran hebat melanda Vrama Billiard & Cafe di Jalan Kolonel Sugiyono Nomor 1275, Keparakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat (3/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sebagian besar bangunan dan fasilitas di dalamnya hangus terbakar.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Benar, telah terjadi kebakaran di Vrama Billiard & Cafe pada Jumat pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan lokasi masih dalam proses pendinginan,” kata Dani.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian material yang ditimbulkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan dapur berinisial SA (23) saat hendak memulai aktivitas kerja. Ketika menyalakan lampu di ruang kitchen, ia mendengar suara letupan yang disusul bunyi berderak dari dalam bangunan.
Setelah dilakukan pengecekan, api diketahui telah muncul dari area panggung. SA kemudian meminta bantuan rekannya, RD (27), yang bertugas sebagai office boy.
Keduanya sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia. Namun, kobaran api terus membesar sehingga mereka keluar dari gedung untuk meminta pertolongan warga serta menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Polsek Mergangsan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas di dalam bangunan mengalami kerusakan parah. Area yang terbakar meliputi ruang resepsionis, restoran, panggung beserta perlengkapan band, 36 meja biliar, serta beberapa ruangan di lantai atas dan bawah.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Penanganan juga melibatkan tim Rescue Ambulans PMI, Puskesmas Mergangsan, dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran. Nilai kerugian material juga masih dalam proses pendataan,” tegas Iptu Dani HS.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian akibat insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.(WAW)

