Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
JABAROKENEWS.COM, SEMARANG — Talenta muda asal Semarang, Zia Almahyra Ervoni, mulai memperluas kiprahnya dari dunia modeling ke industri musik. Di usianya yang masih belia, Zia kini bersiap memperkenalkan single perdana bertajuk “Aku Indonesia”, karya pencipta lagu Yunan Helmi.
Lahir di Semarang pada 26 Mei 2016, Zia dikenal sebagai salah satu talenta cilik yang aktif di dunia modeling dan fashion. Ia tercatat telah meraih berbagai prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Di antaranya, Zia pernah menyabet gelar Juara Umum Putera Puteri Batik Nusantara 2023 tingkat Jawa Tengah dan Juara Umum Indonesia Face Model 2023. Prestasinya berlanjut pada 2024 melalui ajang Indonesia Model Idola III dan Man and Woman Trend Model Indonesia.
Pada 2025, Zia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1st Winner Icon and Price for Make Up pada Mega Wedding & Lifestyle 2025 di Singapura, The Best Children Model of The Years 2025 pada Grand Final Indonesia Model Idola IV, serta 1st Winner Kids Fashion Show Competition – Culture for Future 2025 di BINUS University Semarang.
Memasuki 2026, kiprahnya semakin berkembang setelah Zia meraih gelar Icon Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026.
Di tengah kesibukannya sebagai model, Zia kemudian mendapatkan kesempatan mengeksplorasi dunia musik setelah bertemu dengan produser sekaligus pencipta lagu Yunan Helmi.
Kolaborasi keduanya diawali dengan pembuatan cover lagu “Rayuan Pulau Kelapa”. Proyek tersebut menjadi pengalaman awal bagi Zia untuk mengenal proses produksi musik sekaligus memperkenalkan karakter vokalnya.
Dari kolaborasi tersebut, Zia dan Yunan Helmi kemudian melanjutkan proyek dengan menyiapkan single perdana berjudul “Aku Indonesia”.
Lagu tersebut mengangkat tema nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia. Melalui sudut pandang anak-anak, “Aku Indonesia” menggambarkan kekayaan alam, keberagaman budaya dan bahasa, serta semangat persatuan.
Dalam salah satu bagian liriknya, Zia menyampaikan rasa bangganya sebagai anak Indonesia.
«“Di atas panggung ini, ku kisahkan tentangnya,
surga nyata di dunia, disebutnya Indonesia.
Begitu aku bangga, bercerita tentangnya,
Terimakasih oh Tuhan aku Indonesia.”»
Bagi Zia, “Aku Indonesia” menjadi lebih dari sekadar debut di dunia tarik suara. Lagu tersebut menjadi ruang untuk mengekspresikan kecintaannya terhadap tanah air melalui medium musik.
Sementara bagi Yunan Helmi, Zia memiliki potensi untuk berkembang sebagai penyanyi cilik. Pengalaman di dunia modeling, kepercayaan diri saat berada di atas panggung, serta karakter khas anak-anak menjadi modal untuk membangun perjalanan baru di industri musik.
Kini, Zia tidak hanya dikenal melalui berbagai prestasi modeling dan fashion. Melalui “Aku Indonesia”, ia mulai memperkenalkan sisi lain dirinya sebagai penyanyi cilik.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana seorang talenta muda dapat mengeksplorasi berbagai bidang seni sejak usia dini.
Dengan pengalaman di dunia modeling, sederet prestasi yang telah diraih, serta debut di industri musik, Zia Almahyra Ervoni diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk berani mengejar mimpi dan berkarya. (Aga)

