Pelantikan 190 Pejabat, Bupati Sleman Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN
JABAROKENEWS.COM, SLEMAN – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, resmi melantik 190 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, Selasa (21/4/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat ini mencakup pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), Administrator, Pengawas, hingga Kepala Sekolah.
“Pelantikan ini bagian dari penguatan organisasi dan percepatan pelayanan publik,” tegas Harda.
Sebanyak 190 pejabat yang dilantik menempati berbagai posisi strategis. Delapan di antaranya mengisi jabatan JPT Pratama.
Seperti R Budi Pramono sebagai Inspektur, Samsul Bakri sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kesra, hingga Sukarmin sebagai Kepala Dinas PUPKP.
“Semua dipilih melalui proses objektif berbasis kompetensi dan kinerja,” ujar Harda.
Reformasi Jabatan Administrator
Untuk jabatan Administrator, terdapat 56 pejabat yang dilantik, termasuk para panewu di sejumlah kapanewon seperti Depok, Tempel, Godean, hingga Ngemplak.
Selain itu, posisi penting di Sekretariat Daerah juga diisi oleh sejumlah pejabat baru.
“Kami ingin memastikan roda pemerintahan berjalan efektif sampai level wilayah,” katanya.
Pengisian jabatan juga menyasar posisi sekretaris dinas dan kepala bidang di berbagai OPD.
Nama-nama seperti Widodo di BKAD, dr Esti Kurniasih di Dinas Kesehatan, hingga Sigit Priyatno di Dinas Pertanahan turut dilantik.
“Ini bukan sekadar rotasi, tapi langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan,” imbuh Harda.
Harda menegaskan mutasi dan promosi ini bukan tanpa dasar. Ia menyebut seluruh proses dilakukan melalui penilaian ketat terhadap prestasi dan integritas ASN.
“Jabatan adalah amanah, bukan tujuan. Jangan terjebak pada ambisi kedudukan atau kepuasan duniawi,” tegasnya.
Menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks, Harda meminta seluruh pejabat menunjukkan komitmen nyata.
Ia menekankan peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.
“Saya ingin semua ASN Sleman bekerja sepenuh hati. Ingat, tumbuhlah di mana pun Anda ditanam,” pungkasnya. (ANDRIYANI)

