Mendagri Tito Karnavian: NPHD Pilkada dan Pengelolaan Pangan Menjadi Prioritas Pj. Gubernur NTT

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Penjabat (Pj.) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru dilantik Andriko Noto Susanto untuk mengatasi sejumlah tantangan di NTT. Hal ini seperti kemiskinan ekstrem, stunting, peningkatan produksi pangan, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang belum optimal. Selain itu, kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) juga perlu dimaksimalkan.

“Sesuai dengan Keppres yang nanti Bapak [Andriko] akan baca, [Penjabat] itu menjabat paling lama satu tahun, tapi tugas terpentingnya adalah memang untuk mendukung pelaksanaan Pilkada. Pelaksananya tentunya adalah KPUD dan Bawaslu sebagai pengawas,” ujar Mendagri pada Pelantikan Pj. Gubernur NTT di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Mendagri meminta, Pj. Gubernur NTT dapat memastikan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada telah direalisasikan kabupaten/kota di NTT. Sebagai daerah dengan kapasitas fiskal rendah, kepastian anggaran Pilkada di NTT merupakan hal penting. Upaya ini akan membantu kelancaran jalannya Pilkada di NTT.

Di samping itu, sosialisasi pelaksanaan Pilkada juga perlu dijalankan secara intensif. Dalam konteks itu, Pj. gubernur dapat berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, khususnya dalam memastikan situasi Pilkada berlangsung aman dan kondusif.

Pelaksanaan Pilkada, jelas Mendagri, memungkinkan terjadinya perbedaan pilihan politik bagi masyarakat. Kondisi tersebut merupakan konsekuensi diterapkannya demokrasi di suatu wilayah. Dalam konteks ini, Mendagri meminta Pj. gubernur dapat bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengendalikan potensi konflik yang terjadi agar tidak menjurus pada kekerasan. “Itu harus dijaga,” imbuh Mendagri.

Sementara itu, dalam upaya mengatasi tantangan yang berkaitan dengan urusan pangan, Mendagri percaya Pj. Gubernur NTT dapat melakukan terobosan yang optimal. Apalagi selama ini ia telah memiliki rekam jejak panjang di bidang hortikultura dan pangan. Selain itu, Mendagri juga mendorong Pj. Gubernur NTT dapat menjalankan tugasnya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

“Kepada rekan-rekan semua, mari kita dukung Penjabat yang baru Pak Andriko. Saya mohon betul kepada Forkopimda, Pak Andriko juga bangun hubungan baik dengan semua stakeholder yang ada di NTT. Dan mohon sekali lagi kepada Forkopimda, Kapolda, Danrem, Pangdam, Kajati, Ketua DPRD, pimpinan, semua rekan-rekan pejabat formal maupun informal, mohon dukungannya kepada Pak Penjabat yang baru,” tandasnya.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus: Kendalikan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemendagri Tekankan Penguatan Kepemimpinan dan Pelayanan dalam Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Kemendagri Tekankan Peran Pemda dalam Mengoptimalkan Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Kemendagri Dorong Optimalisasi Sumber Pembiayaan TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda
Wamendagri Wiyagus Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Penanganan TB di Banjar

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendalikan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026 - 14:31 WIB

APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:38 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Kemendagri Tekankan Penguatan Kepemimpinan dan Pelayanan dalam Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Berita Terbaru