Home / Tak Berkategori

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Masyarakat Jaga dan Lestarikan Lingkungan

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Jakarta, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan meleatarikan lingkungan. Dampak perubahan lingkungan yang nyata, negara produsen pangan saat ini produksinya untuk pemenuhan kebutuhan pangan sendiri.

“Isu lingkungan saat ini menjadi hal mendasar pada isu dunia,” ungkap Al Muktabar usai menghadiri Festival Lingkungan Iklim Kehutanan Energi Baru Terbarukan (LIKE) di Indonesia Arena Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (18/9/2023).

“Bapak Presiden Joko Widodo mengamanatkan kita untuk menjaga lingkungan. Pemerintah Daerah agar aktif memelihara dan Menanam pohon,” tambahnya.

Dikatakan, Presiden Jokowi juga mengingatkan Pemerintah Daerah untuk melakukan penghijauan dan termasuk dalam pengelolaan tambang pada saat telah selesai, saat itu juga direhabilitasi kembali, tanam kembali. Setiap pengelolaan tambang harus memiliki kebun bibit untuk penghijauan sendiri, untuk menanam sendiri.

“Kita akan patuh dalam rangka pengelolaan lingkungan. Bapak Presiden mengingatkan bahwa efek dari lingkungan global telah nyata kita rasakan,” ungkap Al Muktabar.

Situasi seperti ini, lanjut Al Muktabar mengutip pernyataan Presiden Jokowi, akan berpengaruh terhadap ketahanan pangan. Sawah-sawah tidak produktif.
“Masing-masing negara membenahi pangannya untuk kebutuhan sendiri,” ungkapnya.

Masih menurut Al Muktabar, dalam kondisi seperti saat ini, di Provinsi Banten masih ada panen padi. Pemprov Banten juga melakukan pompanisasi untuk kelancaran musim tanam padi. “Kita harap semua pihak turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” pungkas Al Muktabar.

Sebagai informasi, Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan (LIKE) digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Indonesia Arena, Kawasan GBK, Jakarta pada tanggal 16 s.d 18 September 2023. Festival LIKE ini merupakan rangkaian Road to COP 28 UNFCCC, yang akan dilangsungkan di Dubai, UEA akhir November tahun ini.

Festival LIKE adalah ajang mengenalkan aktualisasi kerja dan langkah-langkah korektif kebijakan, serta implementasinya di sektor kehutanan dan lingkungan hidup dengan prinsip-prinsip: (1) Keberpihakan kepada masyarakat, mendorong masyarakat untuk produktif melalui akses kelola hutan sosial; (2) Meningkatkan upaya pemulihan lingkungan dengan indikator pengendalian deforestasi, kerja penanaman pohon dan penanganan ekoriparian, replikasi ekosistem, menjaga kawasan konservasi dan satwa liar (wild life) serta ekosistemnya; (3) Meningkatkan produktivitas dunia usaha untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, mengembangkan Desa-Desa pusat pertumbuhan dengan kemitraan dunia usaha dan masyarakat keseimbangan produktivitas; (4) Eksplorasi sumber daya untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT); dan (5) Pemanfaatan teknologi untuk usaha-usaha produktivitas, ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan melalui perencanaan, implementasi dan monitoring dengan sistem yang dapat diandalkan.

Dalam festival juga digelar dialog bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pameran, talkshow, demo inovasi, seller meet buyer, coaching clinic, aneka lomba, serta pertunjukan seni dan budaya.(wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Transformasi NTT Didorong, Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Inovasi Daerah
Kebebasan Beragama, Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Kepemimpinan Kepala Daerah
Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor
Kasus Alun-Alun Kidul Bergulir, Ipda S Ditetapkan sebagai Terduga Pelanggar
ISPO Pekebun Swadaya Bengkulu Selatan Diperkuat, BPDP Kementan Dorong Tata Kelola Sawit Berkelanjutan
PSI Bantul Perkuat Barisan, Mesin Organisasi Mulai Dipanaskan Menuju 2029
Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan
Susilo Nugroho Den Baguse Ngarso Berpulang, Jejak Karyanya Tinggalkan Kenangan di Jogja

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Transformasi NTT Didorong, Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Inovasi Daerah

Senin, 21 September 2026 - 23:30 WIB

Kebebasan Beragama, Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Kepemimpinan Kepala Daerah

Senin, 21 September 2026 - 23:24 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor

Senin, 21 September 2026 - 23:18 WIB

Kasus Alun-Alun Kidul Bergulir, Ipda S Ditetapkan sebagai Terduga Pelanggar

Senin, 21 September 2026 - 23:15 WIB

ISPO Pekebun Swadaya Bengkulu Selatan Diperkuat, BPDP Kementan Dorong Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nasional

Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor

Senin, 21 Sep 2026 - 23:24 WIB