Puluhan Pelajar Terlibat Aksi Kejar-kejaran di Jalan Raya Yogyakarta

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Aksi tawuran antarpelajar pecah di kawasan Mandala Krida, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bentrokan yang melibatkan puluhan remaja bermotor ini mengakibatkan satu orang terluka di lokasi kejadian. Situasi sempat mencekam sebelum akhirnya aparat kepolisian turun tangan mengamankan kondisi.

Peristiwa ini viral di media sosial setelah video aksi kejar-kejaran pelajar berseragam putih abu-abu diunggah akun Instagram @merapi_uncover.

Dalam rekaman tersebut, terlihat rombongan pelajar saling mengejar di jalan raya, memicu kekhawatiran warga sekitar.

“Tadi ramai sekali, mereka saling kejar pakai motor,” ujar seorang warga.

Saksi mata Yono, penjual angkringan di lokasi, mengatakan bentrokan terjadi saat jam istirahat sekolah. Ia melihat rombongan pelajar datang dari arah selatan dalam jumlah besar.

“Antar pelajar, tadi sekitar jam 10-an pas istirahat. Katanya sih dari sekolah lainnya, tapi nggak tahu pasti. Mereka datang rombongan dari arah selatan,” kata Yono.

Menurut informasi yang beredar, tawuran berlangsung sekitar 15 menit, dari pukul 10.00 hingga 10.15 WIB.

Rombongan pelajar disebut mengendarai lebih dari 20 sepeda motor dan bergerak menuju kawasan Jalan Tunjung.

“Mereka bukan cuma lewat, tapi seperti sudah janjian di satu titik,” ungkap saksi lain.

Dalam keributan itu, sejumlah pelajar diduga membawa benda berbahaya seperti senjata tajam dan sabuk gir. Meski begitu, detail jenis barang, jumlah pelaku, serta pihak yang terlibat masih dalam penyelidikan.

“Ada yang terluka dari sekolah lain, sampai berdarah tadi,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Pihak kepolisian dari Polresta Yogyakarta menyatakan masih mendalami kasus ini. Ps Kasi Humas Iptu Dani Hasan menyebut kronologi lengkap belum dapat disimpulkan.

“Untuk data kronologis masih dalam proses,” ujarnya.

Polisi juga mengevakuasi pelajar yang tertinggal di lokasi guna mencegah bentrokan susulan, sementara dugaan provokasi di kawasan Jalan Kenari masih didalami keterkaitannya.(waw)

Berita Terkait

GPM Yogyakarta Dorong Akses Beasiswa Kuliah, Posko Udara Dibuka untuk Warga
Dishub DIY Raih Prestasi Nasional, Chrestina Erni Widiyastuti Jadi Pembina Terbaik II
Sleman Borong Dua Penghargaan Desa Wisata DIY 2026 Lewat Garongan dan Pulesari
Sleman Creative Weeks 2026 Dorong Ekspresi Kreatif dan Pelestarian Budaya
Semarak HUT ke-81 TNI, Bazar Korem 072/Pamungkas Diserbu Seribu Warga
Perkuat Daya Saing Pasar Tradisional, Sleman Siapkan Ruang dan Peralatan Live Selling
Densus 88 Antiteror Polri Bantu Warga Kedungpoh Gunungkidul Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Warga Bantul Bersatu Bangun Asrama Yatim dengan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:37 WIB

GPM Yogyakarta Dorong Akses Beasiswa Kuliah, Posko Udara Dibuka untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 18:50 WIB

Dishub DIY Raih Prestasi Nasional, Chrestina Erni Widiyastuti Jadi Pembina Terbaik II

Selasa, 22 September 2026 - 18:43 WIB

Sleman Borong Dua Penghargaan Desa Wisata DIY 2026 Lewat Garongan dan Pulesari

Selasa, 22 September 2026 - 18:28 WIB

Semarak HUT ke-81 TNI, Bazar Korem 072/Pamungkas Diserbu Seribu Warga

Selasa, 22 September 2026 - 18:20 WIB

Perkuat Daya Saing Pasar Tradisional, Sleman Siapkan Ruang dan Peralatan Live Selling

Berita Terbaru