Bayi Laki-laki Ditemukan di Kebun di Gunungkidul, Polisi Selidiki Dugaan Penelantaran
JABAROKENEWS.COM, Gunungkidul – Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Gunungkidul, digegerkan penemuan bayi laki-laki di sebuah kebun, Senin pagi (3/8/2026).
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang belum dipotong, sehingga memicu kepanikan sekaligus keprihatinan warga sekitar.
“Tangisan bayi terdengar dari arah kebun,” ungkap seorang warga yang mengaku penasaran hingga berinisiatif mencari sumber suara memilukan tersebut.
Setelah ditelusuri, warga menemukan seorang bayi laki-laki berada di bawah pohon kelapa dalam kondisi dibungkus menggunakan sebuah tas.
“Kami benar-benar kaget. Awalnya hanya terdengar suara tangisan, ternyata ada bayi,” tutur warga yang ikut dalam proses penemuan tersebut.
Penemuan itu dengan cepat menyebar sehingga puluhan warga berdatangan untuk memastikan kondisi bayi sekaligus memberikan pertolongan pertama.
“Yang terpenting saat itu menyelamatkan bayi lebih dahulu,” kata salah seorang warga yang ikut mengevakuasi bayi menuju fasilitas kesehatan.
Bayi kemudian segera dibawa ke Puskesmas Semin untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis agar kondisinya tetap stabil.
Bersamaan dengan proses evakuasi, warga juga langsung menghubungi aparat kepolisian agar penanganan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kasus ini sudah dilaporkan kepada pihak berwenang,” ujar warga yang berharap pelaku segera ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian
masyarakat karena bayi diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi yang cukup sepi.
Warga berharap kondisi bayi terus membaik serta memperoleh perlindungan dan perawatan yang layak selama proses penanganan berlangsung.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap serta mengidentifikasi pihak yang meninggalkan bayi tersebut.
“Kami menunggu penjelasan resmi dari kepolisian,” ujar sejumlah warga yang sejak pagi memadati lokasi penemuan bayi tersebut.
Belum ada keterangan resmi mengenai motif, waktu pasti bayi ditinggalkan, maupun identitas orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi itu agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan dan pengungkapan kasus. (waw)

