Kemendagri Jelaskan Strategi Mempercepat Pembangunan di Berbagai Wilayah

Selasa, 20 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengungkapkan berbagai strategi untuk mempercepat pembangunan di berbagai wilayah. Upaya percepatan ini penting untuk memperbaiki ketimpangan antardaerah, termasuk di wilayah timur Indonesia.

Hal itu disampaikan Yusharto secara virtual saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2024 bertajuk “Ekspansi Perdagangan sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Nusantara yang Inklusif dan Berkelanjutan”, Selasa (20/2/2024).

Yusharto menjelaskan, untuk memperbaiki ketimpangan di wilayah timur Indonesia dapat dilakukan dengan memperkuat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing melalui percepatan investasi. Dia mengingatkan daerah agar tidak hanya bergantung pada sumber pendapatan pajak. Sebab, pajak yang tinggi akan mematikan investasi.

Selain itu, perlu juga membangun sinergisitas antarwilayah dengan mempercepat pengembangan infrastruktur penghubung. “Meliputi pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan keterkaitan kawasan strategis dengan kawasan penyangganya, dan infrastruktur laut dan udara yang dapat menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan serta memperkuat forum kerja sama regional,” kata Yusharto.

Daerah juga perlu meningkatkan konektivitas kawasan untuk memperluas jangkauan layanan dan distribusi melalui penyediaan sarana konektivitas inter dan intrawilayah. Daerah juga penting menyediakan transportasi massal yang mumpuni baik di darat maupun udara untuk membantu mobilitas masyarakat dan distribusi barang maupun jasa.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya: Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Peran Aktif Generasi Muda
TP PKK Jadi Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Penanganan Persoalan Sampah
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus: Kendalikan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemendagri Tekankan Penguatan Kepemimpinan dan Pelayanan dalam Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

Bima Arya: Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Peran Aktif Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

TP PKK Jadi Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Penanganan Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendalikan TB untuk Lindungi Produktivitas dan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Berita Terbaru