Kolaborasi Kementerian HAM dan FIHRRST Kembangkan Mekanisme Uji Tuntas HAM bagi Perusahaan

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan Hak Asasi Manusia (HAM) pada Kementerian HAM RI, Munafrizal Manan, menerima kunjungan audiensi Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST), Rabu (09/04).

Marzuki Darusman selaku Founder FIHRRST dan Prof. Makarim Wibisono selaku Co Founder menyampaikan audiensi ini sebagai bentuk dukungan terhadap Kementerian HAM dalam mengimplementasikan Bisnis dan HAM (BHAM) di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian HAM bersama FIHRRST berencana akan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) untuk menyelaraskan pandangan terkait Implementasi Bisnis dan HAM dengan melibatkan para stakeholders.

Selain itu, Kementerian HAM dan FIHRRST juga akan mengembangkan mekanisme uji tuntas dalam kepatuhan HAM, yang dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan, dengan memasukan aspek-aspek baru dalam BHAM.

Saat ini Kementerian HAM telah memiliki PRISMA yang dasarnya sukarela dan dilaksanakan asesmen secara mandiri. Namun apabila hanya sukarela, tingkat kepatuhannya tidak akan maksimal sehingga perlu menjadi wajib. Namun diperlukan juga proses transisi didalamnya sehingga pada pelaksanaannya nanti mendapatkan dukungan penuh dari pelaku usaha.

Kementerian HAM dan FIHRSST sepakat, bahwa proses penyusunan BHAM perlu keterlibatan banyak pihak dalam penyusunan regulasinya, sehingga dapat diterapkan oleh pelaku usaha dengan baik.

Tentu yang paling penting adalah pelaksanaan BHAM ini dapat mendorong terhadap pertumbuhan ekonomi.

Karena ketika perusahaan peduli pada HAM maka tingkat investasi akan naik sehingga pertumbuhan ekonomi naik. Hal itu disebabkan saat ini banyak investor yang meminta laporan HAM.

Oleh karena itu, apabila BHAM diterapkan oleh pelaku usaha, justru mendorong pertumbuhan ekonomi dan memajukan HAM. (*)

Berita Terkait

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2
Ketua TP PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza Hadiri Rakor Kelembagaan Dekranas, PKK, dan Posyandu
Pameran HUT TNI 2026, Disjarahal Perkenalkan Muspuspal Digital
Maulid Nabi Muhammad SAW, Pusterad Perkuat Semangat Keteladanan dan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026 - 14:31 WIB

APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:38 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Senin, 21 September 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2

Berita Terbaru