Tanggap Darurat Bencana, BNPB Percepat Pemenuhan Logistik dan Pemulihan Akses

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi masyarakat terdampak bencana alam. Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), langkah cepat dan terkoordinasi segera dilakukan untuk menangani bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

Hanya satu hari setelah bencana terjadi, BNPB telah berada di lokasi terdampak dan langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) di masing-masing provinsi. Satgas ini dipimpin langsung oleh Kepala BNPB dan Sekretaris Utama BNPB dengan melibatkan lebih dari 300 personel sejak awal masa tanggap darurat.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Abdul Muhari, S.Si., M.T., Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangannya, Kamis (18/12).

Ia menegaskan bahwa, sejak awal BNPB memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“BNPB terus mengupayakan percepatan pemenuhan kebutuhan pertama masyarakat, khususnya logistik dasar yang berada dalam klaster logistik di bawah koordinasi BNPB,” ujar Abdul Muhari.

Dalam pelaksanaan tanggap darurat, BNPB mengomandoi upaya percepatan penanganan yang berfokus pada lima aspek utama, yakni:

1. Pencarian dan pertolongan korban,
2. Pemenuhan kebutuhan logistik dasar,
3. Pembukaan dan pemulihan akses jalan,
4. Pemulihan jaringan komunikasi, serta
5. Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, terutama listrik dan bahan bakar minyak (BBM).

Lebih lanjut, Abdul Muhari menjelaskan bahwa, seluruh sumber daya pemerintah pusat bersama kementerian dan lembaga (K/L) terus bersinergi untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa, penanganan bencana banjir dan longsor di ketiga provinsi tersebut merupakan prioritas nasional.

Secara umum, perkembangan penanganan hingga minggu ketiga pascabencana menunjukkan hasil yang signifikan. Di Sumatera Barat, proses pemulihan telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen, sementara Sumatera Utara mulai memasuki fase early recovery.

Adapun di Provinsi Aceh, BNPB masih memfokuskan upaya tanggap darurat di sejumlah wilayah yang terdampak paling parah, antara lain Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Pidie, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Prioritas utama saat ini adalah pembukaan akses jalan yang terputus akibat bencana.

“Meskipun terdapat beberapa titik jalan dan jembatan yang terputus, pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat tetap kami lakukan melalui jalur udara. Kondisi ini tidak menghambat pergerakan tim gabungan di lapangan untuk terus melayani masyarakat terdampak,” jelasnya.

“BNPB memastikan percepatan penanganan pada seluruh aspek tersebut terus dilakukan secara maksimal agar kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali normal,” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam
Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2
Ketua TP PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza Hadiri Rakor Kelembagaan Dekranas, PKK, dan Posyandu
Pameran HUT TNI 2026, Disjarahal Perkenalkan Muspuspal Digital
Maulid Nabi Muhammad SAW, Pusterad Perkuat Semangat Keteladanan dan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045: Digitalisasi Perkotaan Harus Diimbangi Keamanan Tangguh

Selasa, 22 September 2026 - 14:31 WIB

APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Kemenkeu Soroti Defisit yang Terkendali

Selasa, 22 September 2026 - 13:38 WIB

Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Senin, 21 September 2026 - 10:07 WIB

Kemnaker Tekankan Kedisiplinan Administrasi bagi Peserta MagangHub Batch 2

Berita Terbaru