UNU Yogyakarta Gelar Agribisnis Expo 2026, Mahasiswa Pasarkan Produk Hasil Karya

JABAROKENEWS.COM, ‎SLEMAN – Mahasiswa Program Studi Agribisnis angkatan 2025 Fakultas Industri Halal Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menggelar Agribisnis Expo 2026, Senin (6/7/2026).

Kegiatan bertema “Dari Akar ke Pasar: Sinergi Bumi, Tuai Kreasi” itu menjadi wadah mahasiswa mempresentasikan sekaligus memasarkan produk inovasi hasil pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik.

Sebanyak 12 tim mahasiswa menampilkan beragam produk pangan kreatif berbasis potensi lokal, mulai dari Vegibite, Es MoomooCorn, Es Cappuccino Cincau, Agribite Piscok, Teler-Qu, Rujak Petis Madura, hingga berbagai produk inovatif lainnya.

Produk tersebut dipasarkan langsung kepada sivitas akademika dan masyarakat sebagai sarana menguji daya saing di pasar.

Tidak hanya menggelar pameran produk, rangkaian kegiatan juga diisi workshop kewirausahaan serta Business Plan Pitching.

Setiap tim mempresentasikan peluang usaha, analisis pasar, strategi pemasaran, hingga proyeksi keuangan di hadapan penilai Jihad Wafda dari Direktorat Kemahasiswaan UNU Yogyakarta dan Dheny Arina, S.P., M.P.

“Mahasiswa mendapat masukan langsung untuk menyempurnakan model bisnis mereka,” demikian disampaikan dalam sesi penilaian.

Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Industri Halal UNU Yogyakarta, Nur Saudah Al Arifa D., S.T.P., M.Sc., menegaskan Agribisnis Expo merupakan agenda akademik tahunan sekaligus implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE).

“Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan di dalam kelas, tetapi mampu menerapkannya secara nyata.

‎”Mereka belajar mengidentifikasi peluang usaha, mengembangkan produk, menyusun model bisnis, menentukan strategi pemasaran, hingga menjual produknya secara langsung kepada konsumen,” ujarnya.

Nur Saudah menjelaskan Agribisnis Expo telah diselenggarakan secara berkelanjutan sejak 2020 sebagai media asesmen autentik.

“Melalui pendekatan experiential learning, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola usaha, mulai dari perencanaan, produksi, pengemasan, penetapan harga, promosi, hingga evaluasi berdasarkan respons pasar,” katanya.

Ia menambahkan manfaat kegiatan tidak hanya menghasilkan produk inovatif, tetapi juga membentuk karakter wirausaha mahasiswa.

“Mahasiswa mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan. Workshop dan Business Plan Pitching juga memperkaya pengalaman belajar karena mereka memperoleh umpan balik langsung terhadap model bisnis yang dikembangkan,” ungkapnya.


Menurut Nur Saudah, Agribisnis Expo menjadi bukti komitmen Program Studi Agribisnis Fakultas Industri Halal UNU Yogyakarta menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, mampu menciptakan peluang usaha, mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, serta berkontribusi bagi penguatan sektor agribisnis dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (ady)